Volix
moviesempat musim pertiwikamila andinitiff 2026film indonesiaputri marino

Empat Musim Pertiwi Karya Kamila Andini Akan World Premiere di TIFF 2026

Iqbal Baskari·
Empat Musim Pertiwi Karya Kamila Andini Akan World Premiere di TIFF 2026
Via IG/Kamila Andini

Kabar membanggakan datang dari dunia perfilman Tanah Air. Film terbaru karya sutradara Kamila Andini, Empat Musim Pertiwi, dipastikan akan menggelar world premiere alias penayangan perdana dunianya di ajang bergengsi Toronto International Film Festival (TIFF) 2026.

Film ini terpilih masuk dalam program Centrepiece, salah satu section utama festival, dan menjadi satu dari sedikit judul yang mendapat kehormatan tampil perdana di sana. Pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi sineas Indonesia di kancah global.

Lantas, seperti apa film Empat Musim Pertiwi dan kisah yang diusungnya? Berikut penjelasan lengkapnya.

World Premiere di Program Centrepiece TIFF 2026

Empat Musim Pertiwi akan tampil perdana di hadapan penonton dunia dalam gelaran TIFF ke-51 yang berlangsung pada 10-20 September 2026 di Toronto, Kanada. Film ini masuk dalam program Centrepiece, salah satu section utama yang menampilkan sinema pilihan dari berbagai belahan dunia.

Via Forka Films

Tahun ini, program Centrepiece menghadirkan 54 film dari 50 negara, dan Empat Musim Pertiwi menjadi salah satu dari sepuluh judul yang berstatus world premiere. Terpilihnya film ini di salah satu festival film paling berpengaruh di dunia menjadi bukti kualitas sekaligus daya saing perfilman Indonesia di panggung internasional.

Melanjutkan Jejak Emas Kamila Andini

Nama Kamila Andini memang bukan sosok asing di sirkuit festival film internasional. Sutradara perempuan ini sebelumnya sukses mengharumkan nama Indonesia lewat film Yuni, yang memenangi Platform Prize di TIFF pada 2021.

Prestasinya pun tak berhenti di situ. Filmnya yang lain, Before, Now & Then, juga sempat berkompetisi di Berlin International Film Festival pada 2022. Dengan rekam jejak tersebut, kehadiran Empat Musim Pertiwi di TIFF 2026 semakin dinanti dan menambah daftar panjang kiprah Kamila Andini di kancah dunia.

Sinopsis: Kepulangan Pertiwi Setelah Dua Dekade

Dari sisi cerita, Empat Musim Pertiwi mengisahkan perjalanan seorang perempuan bernama Pertiwi yang kembali ke kampung halamannya setelah menjalani hukuman penjara selama dua dekade. Ia sempat mendekam di penjara akibat membela diri dari upaya pemerkosaan yang menimpanya di masa lalu.

Via Forka Films

Sekembalinya ke desa, Pertiwi justru menemukan kekuatan dari hal-hal yang terpinggirkan, mulai dari perangkat elektronik bekas yang secara misterius menyala hingga komunitas kaum tersisih. Namun, pulang juga berarti ia harus berhadapan dengan empat pria yang dulu menjebloskannya ke penjara dan kini menguasai desa. Bersama para kaum tersisih itu, Pertiwi perlahan membongkar rahasia kelam yang menyelimuti kampung halamannya.

Kolaborasi Lintas Negara dan Jajaran Bintang

Sebagai sebuah produksi besar, Empat Musim Pertiwi digarap melalui kolaborasi ambisius lintas negara. Diproduksi oleh rumah produksi Forka Films, film ini merupakan hasil ko-produksi yang melibatkan Indonesia bersama sejumlah negara seperti Prancis, Belanda, Norwegia, Polandia, dan Singapura. Proyek ambisius ini juga menggandeng sederet nama besar perfilman Tanah Air sebagai kolaborator, termasuk Riri Riza dan Ernest Prakasa.

Dari sisi pemain, film ini diperkuat jajaran aktor papan atas. Putri Marino didapuk sebagai pemeran utama, Pertiwi, didampingi aktris legendaris Christine Hakim sebagai Mak Ira, Arya Saloka sebagai Bisma, serta Hana Pitrashata Malasan sebagai Niken.

Diproduseri oleh Ifa Isfansyah, film berbahasa Indonesia dan Jawa ini rencananya juga akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 8 Oktober.

Baca Juga