Serba Serbi Laut Bercerita: Reza Rahadian Balik Jadi Biru Laut 9 Tahun Setelah Versi Pendeknya

Laut Bercerita resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 29 Oktober 2026. Film arahan Yosep Anggi Noen ini diadaptasi dari novel Leila S. Chudori tentang mahasiswa aktivis yang hilang menjelang runtuhnya Orde Baru, dengan Reza Rahadian sebagai Biru Laut.
Sebelum menyapa penonton Tanah Air, film ini lebih dulu menjalani world premiere di kompetisi utama Busan International Film Festival pada 11 Oktober, lalu menjadi film penutup Jakarta Film Week pada 25 Oktober. Tanggal rilisnya pun sengaja dipilih sehari setelah peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Berikut sinopsis Laut Bercerita dan sejumlah fakta menarik di balik layarnya:
Sinopsis Laut Bercerita
Biru Laut (Reza Rahadian) adalah mahasiswa di Yogyakarta pada akhir 1990-an yang gemar membaca dan menulis.
Kegemaran itu membawanya bergabung dengan sebuah kelompok diskusi dan ikut memperjuangkan kebebasan berekspresi. Ia ditemani sahabat-sahabatnya, Daniel (Kevin Julio), Alex (Ben Nugroho), dan Sunu (Dewa Dayana), rekan seperjuangannya, Kinan (Dian Sastrowardoyo), serta kekasihnya, Anjani (Eva Celia).
Suasana kampus mulai memanas setelah tiga mahasiswa ditangkap karena menyebarkan buku-buku terlarang. Hingga pada suatu malam, Laut dan sejumlah rekannya menghilang tanpa kabar.
Bertahun-tahun kemudian, adiknya, Asmara Jati (Yunita Siregar), bersama kedua orang tua mereka (Christine Hakim dan Arswendy Bening Swara) mulai menelusuri jejak yang ditinggalkan Laut.
Film berdurasi 135 menit ini mendapat klasifikasi usia 17 tahun ke atas dari Lembaga Sensor Film.
Fakta Menarik di Balik Layar Laut Bercerita

Reza Rahadian Kembali Menjadi Biru Laut
Ini bukan kali pertama Reza memerankan Laut. Pada 2017, novel tersebut sudah diadaptasi menjadi film pendek berdurasi sekitar 30 menit arahan Pritagita Arianegara, dengan naskah yang ditulis Leila sendiri.
Film pendek yang diproduseri Dian Sastrowardoyo dan Wisnu Darmawan itu selalu dipadati penonton setiap kali diputar di kampus maupun pusat kesenian. “Yang jelas bahwa dari film pendek ke panjang tidak ada karakter yang berbeda secara signifikan,” ujar Reza.
Dian Sastrowardoyo Pindah Peran
Di versi pendek, Dian memerankan Anjani, kekasih Laut. Kini peran itu dipegang Eva Celia, sementara Dian beralih menjadi Kasih Kinanti, tokoh yang sudah ia kagumi sejak membaca draf novelnya sebelum terbit.
Pergantian juga terjadi di keluarga Laut. Asmara Jati yang dulu diperankan Ayushita Nugraha kini dimainkan Yunita Siregar, sedangkan peran sang ayah beralih dari Tio Pakusadewo ke Arswendy Bening Swara.
Film Perdana Pal8 Pictures
Laut Bercerita menjadi film panjang pertama Pal8 Pictures, rumah produksi di bawah grup Tempo yang diluncurkan pada Juni 2025. Leila turut duduk sebagai produser dan menulis skenario bersama Anggi.
Pilihan proyek perdana ini memiliki alasan kuat. Menurut Direktur Pal8 Pictures Budi Setyarso, novel Laut Bercerita sudah memasuki cetakan ke-108.
Kebun Jagung ala Christopher Nolan
Untuk adegan di kebun jagung, tim produksi menanam jagung di lahan seluas 2,000 hingga 3,000 meter persegi, tiga bulan sebelum syuting. Anggi menyebutnya meniru Christopher Nolan, yang menanam kebun jagung sungguhan untuk Interstellar (2014).
Kru sempat berharap jagungnya bisa disantap saat istirahat syuting. “Eh ternyata yang ditanam jagung ternak, untuk sapi,” kata Anggi.
Dua Fotografer Jurnalistik di Lokasi Syuting
Anggi melibatkan dua fotografer jurnalistik senior untuk mewakili dua tokoh fotografer dalam cerita, supaya sudut pengambilan gambar dan cara kerja juru foto di masa itu tergambar akurat.
Nama salah satunya dirahasiakan hingga film tayang. Syuting yang berlangsung di Semarang, Salatiga, Sukabumi, dan Jakarta juga diwarnai cuaca panas ekstrem di Semarang, sampai produser harus mendatangkan pendingin udara portabel dari Jakarta.
Lagu Tema dari Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca menggarap lagu tema berjudul Matilah Kau Mati bersama Knogg, yang dirilis pada 31 Juli. Lagu ini dikembangkan dari puisi Di Hari Kematianku yang ditawarkan Leila kepada vokalis Cholil Mahmud, dan turut memuat larik karya penyair Sutardji Calzoum Bachri yang menjadi salah satu simbol penting dalam novel.
Singgah di Cannes Sebelum ke Busan
Sebelum rampung, proyek ini terpilih dalam program HAF Goes to Cannes di Marché du Film pada Mei, lewat seleksi Hong Kong-Asia Film Financing Forum. Saat world premiere di Busan, hampir seluruh penonton memberikan tepuk tangan.
“Sebuah cerita tentang keluarga yang menunggu kepulangan anggota keluarganya, yang bisa dirasakan oleh siapapun,” ujar produser Gita Fara.
Kata CAST AND CREW di Press Screening

Dalam acara press screening yang diadakan pada 20 Oktober lalu, para jajaran pemain dan kru hadir mempersembahkan Laut Bercerita kepada para awak media.
Di sana, mereka berbagi kesan membuat Laut Bercerita dan apa saja yang ingin disampaikan kepada para penonton lewat filmnya.
Menurut Yosep Anggi Noen, semangat anak muda menjadi inti penceritaan filmnya, dan perilisan sehari setelah Hari Sumpah Pemuda memang disengajakan untuk memanfaatkan momentum tersebut.
"Menurut kami, spirit yang ingin dibangun film ini adalah spirit anak muda. Kehadiran mereka yang mencoba menunjukkan rasa cintanya pada negeri ini, tapi dalam satu situasi yang tidak disukai oleh penguasa di zaman itu. Tapi yang namanya anak muda itu pasti selalu punya gairah untuk menggunakan bahasa dan tindakan mereka sendiri untuk mencintai bangsa dan tanah air mereka. Inilah anak-anak muda yang diwujudkan dalam 'Laut Bercerita'," jelas Yosep.
Sementara itu, Reza Rahadian mengungkapkan bagaimana rasanya setelah ia selesai syuting memerankan karakter Laut. Baginya, hal tersebut bukan merupakan titik akhir dirinya menjiwai karakter Laut.
"Saya rasa, nafasnya Laut ada di dalam kita semua. Saya juga tidak pernah merasa betul-betul harus menyatakan goodbye pada tokoh tersebut. Saya tidak berusaha menyamakan tentunya, tapi mungkin saya bisa mengatakan ada sepercik Laut di dalam hati saya, dan begitupula ada sedikit saya di dalam Laut. Saya yakin itu sama bagi semua hati yang tetap yakin untuk peduli pada negeri ini, pada apa yang terjadi di sekitar kita," tutup Reza.





