Udah matiin semua barang elektronik setiap selesai pakai, tapi kok tagihan listrik tetap naik? Bisa jadi ada beberapa perangkat rumah lo yang diam-diam masih nyedot listrik, walau “kelihatan” tidak digunakan.
Fenomena ini dikenal dengan nama standby power atau vampire load yang sering disepelekan, padahal efeknya bisa bikin pengeluaran lo tidak masuk akal.
Nah, supaya lo tidak jadi korban pemborosan listrik tanpa sadar, berikut lima barang elektronik yang tetap mengkonsumsi daya bahkan saat sudah dimatikan. Lo wajib cek, jangan sampai dompet lo ikut “kering” cuma gara-gara lupa cabut stop kontak!
5 Barang Elektronik yang Tetap Menyedot Listrik Meski Dimatikan
1. Televisi dan Konsol Game
Televisi zaman sekarang makin canggih, tapi ternyata tetap menyedot listrik meski sudah dimatikan pakai remote.
Rupanya, fitur standby, receiver infrared, atau sistem smart TV butuh daya supaya bisa langsung hidup kapan saja. Konsol game juga serupa, chip dan receiver selalu siaga setiap saat. TV dan konsol dalam mode standby rata-rata bisa buang energi sekitar 1–5 watt per jam, lumayan banget kalau diteruskan sebulan penuh.
Bahkan, menurut riset, jika ada dua unit TV di rumah yang standby nonstop, bisa menambah konsumsi listrik bulanan hingga 1,5 kwh. Tidak heran, barang-barang ini disebut “silent killers” bagi tagihan listrik harian, apalagi kalau lo hobi nonton dan main game ramai-ramai bareng teman!
Baca Juga: 16 Kode Meteran Listrik yang Perlu Lo Tahu
2. Charger HP dan Laptop
Charger yang tetap tertancap di stop kontak padahal tidak dipakai atau bahkan perangkatnya sudah penuh, tetap saja menyedot listrik, walaupun cuma 0,2–2 watt per jam.
Kalau dibiarkan, dalam sebulan bukan cuma boros listrik, tapi rawan bikin charger panas dan memperpendek umur kabel. Di beberapa kasus, charger yang dibiarkan selalu terpasang juga bisa memicu korsleting listrik jika kualitas kabel sudah menurun.
Jangan lupa, charger model lama biasanya lebih boros dibanding versi fast charging yang baru. Kebiasaan membiarkan charger dicolok terus-menerus jadi sumber tagihan membengkak tanpa lo sadari, padahal bisa banget diminimalisirkan?
3. Komputer dan Laptop
Komputer desktop serta laptop yang cuma di-sleep atau dibiarkan charger tetap terhubung, ternyata membuang hingga 0,7–20 watt tiap jam. Apalagi kalau sering lupa cabut adaptor setelah selesai kerja atau nugas.
Energi ini tetap terpakai untuk menjaga fitur jaringan, panel kontrol, dan sistem internal lain meski perangkat terlihat “mati”. Di beberapa model, lampu indikator atau port USB tetap aktif walau layar mati total.

Kalau dibiarkan seminggu penuh tanpa dicabut, komputer bisa memboroskan listrik setara dua lampu LED menyala secara bersamaan! Pastikan shutdown total dan lepas kabel kalau sudah tidak digunakan lama, terutama saat pergi keluar kota atau liburan semester.
4. Microwave, Mesin Kopi, dan Oven Elektrik
Peralatan dapur seperti microwave, mesin kopi, dan oven listrik sering punya jam digital atau layar indikator yang tetap menyala walau alat tidak digunakan. Panel digital itu butuh arus listrik konstan.
Konsumsi energi idle bisa capai 2–7 watt per perangkat, apalagi dalam keluarga yang hobi masak atau bikin kopi, pemborosan listrik bisa makin terasa. Kalau setiap alat terus tercolok, bisa saja menambah tagihan listrik harian hampir 50–100 watt, sama saja seperti menambah satu perangkat elektronik kecil lagi di rumah.
Jangan kasih kendor, biasakan cabut colokan sebelum meninggalkan dapur biar energi tidak terbuang percuma.
5. Modem dan Router wifi
Modem dan router wifi hampir selalu dibiarkan menyala 24 jam. Fitur lampu indikator, update sistem, hingga koneksi internet selalu bikin perangkat ini perlu listrik terus, sekitar 5–10 watt per jam tanpa henti.
Kalau lo jarang pakai internet malam hari atau sering liburan, coba deh matikan router sebentar, sebab konsumsi “diam-diam” ini benar-benar bisa bikin tagihan bengkak. Tidak sedikit pengguna mengaku terkejut ketika melihat lonjakan tagihan, padahal hanya karena router di rumah menyala terus-menerus selama sepekan tidak dipakai.
Matikan perangkat saat tidak digunakan menjadi langkah simpel, tapi berdampak signifikan pada penghematan.
Siap Beralih ke Gaya Hidup Hemat Listrik?
Gue yakin, setelah tahu info di atas, lo bakal lebih hati-hati. Tidak semua barang elektronik benar-benar “mati” setelah lo matikan tombolnya.
Mulai sekarang, biasakan cek dan cabut colokan barang elektronik dari stop kontak jika tidak lagi digunakan. Tagihan listrik lebih terkendali, isi dompet tetap aman, dan hidup jadi lebih hemat. Barang elektronik memang bikin hidup makin praktis, tapi jangan sampai dompet jadi korban, setuju kan?
Baca Juga: 10 Tips Meninggalkan Rumah saat Mudik, Aman dan Bebas Maling!







































