Rompi anti peluru yang terbuat dari limbah sawit, atau tandan kosong kelapa sawit (TKKS), sedang dalam tahap pengembangan oleh tim Peneliti Pusat Studi Sawit di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Rompi ini menggunakan bahan yang 50% kelapa sawit dan 50% lainnya masih menggunakan bahan anti peluru kevlar. Rompi anti peluru pada umumnya menggunakan 100% bahan kevlar.
Dilansir dari Kompas, menurut Dosen Departemen Fisika IPB, Dr Siti Nikmatin, substitusi bahan kevlar oleh TKKS bertujuan untuk mengurangi ketergantungan kevlar yang berbahan sintetis, berbasis kimia dan harganya relatif mahal. Sementara itu, TKKS lebih mudah ditemukan dan belum dimanfaatkan secara optimal.
Secara penggunaan, bahan TKKS juga lebih ringan ketimbang kevlar. Hal ini dapat dimanfaatkan tim peneliti untuk menciptakan rompi yang lebih ringan dan nyaman dipakai, lebih tepatnya lagi oleh para anggota TNI.

Siti mengakui teknologi pembuatan rompi masih bersifat semi manual. Sebagian proses produksinya masih dilakukan secara manual, khususnya pada tahap pembuatan benang dan kain serat sawit.
Menurut Siti, biasanya dibutuhkan waktu satu hari untuk memproduksi rompi anti peluru dari limbah sawit. Di sisi lain, ia memastikan ketersediaan tandan kosong kelapa sawit tidak menjadi kendala. Limbah dapat diperoleh secara gratis dari pabrik kelapa sawit, dan para peneliti hanya perlu mengeluarkan biaya untuk jasa angkut limbah sawit.
Inovasi rompi anti peluru berbahan tandan kosong kelapa sawit hasil riset tim IPB University dinyatakan lolos uji balistik dan tersertifikasi setelah diuji di Laboratorium Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat, Batujajar, Bandung, Jumat (19/12/2025).
Proses pengujian menggunakan amunisi kaliber 9×19 milimeter dari jarak tembak 5 meter, mencakup kondisi tembak kering dan basah, serta uji ketahanan terhadap tusukan dan bacokan senjata tajam. Berdasarkan penilaian, rompi dinyatakan lulus karena mampu menahan proyektil tanpa tembus dengan tingkat deformasi atau lekukan belakang di bawah 44 mm. Performa ini dinilai sangat kompetitif dengan rentang harga pasaran rompi antipeluru level IIIA yang ada di pasaran saat ini.
Baca juga: 7 Cara Efektif Lindungi Komputer dari Ancaman Virus.







































