Volix
foodangel hair chocolatetren cokelat viralpenerus dubai chocolatepismaniyecokelat viral 2026

Angel Hair Chocolate, Tren Cokelat Baru yang Digadang Jadi Penerus Dubai Chocolate

Iqbal Baskari·
Angel Hair Chocolate, Tren Cokelat Baru yang Digadang Jadi Penerus Dubai Chocolate
Via chocolatesandchai.com

Dunia kuliner tampaknya tak pernah kehabisan tren baru untuk bikin heboh. Setelah Dubai chocolate sempat merajai lini masa media sosial beberapa waktu lalu, kini muncul suksesor yang mulai mencuri perhatian, yaitu Angel Hair Chocolate.

Camilan manis ini digadang-gadang sebagai “the next Dubai chocolate” berkat tampilan dan teksturnya yang unik. Alih-alih renyah, cokelat ini justru menawarkan sensasi lembut dan ringan yang terasa berbeda. Tak heran, para food blogger dan pencinta manis di berbagai negara ramai memperbincangkannya.

Namun, benarkah tren ini bakal seheboh pendahulunya? Berikut ulasan lengkapnya.

Apa Itu Angel Hair Chocolate?

Sesuai namanya, daya tarik utama Angel Hair Chocolate terletak pada isiannya yang menyerupai helaian rambut halus. Camilan ini pada dasarnya adalah cokelat batangan berlapis yang dirancang dengan tampilan mewah.

Di bagian luar, terdapat cangkang cokelat premium yang biasanya berupa cokelat putih, cokelat susu, atau versi merah muda yang sedang populer. Sementara di dalamnya, tersimpan pişmaniye atau gulali khas Turki yang bertekstur seperti serat halus, dipadukan dengan lapisan krim pistachio yang gurih.

Perpaduan inilah yang menciptakan sensasi lumer dan lembut saat digigit. Pişmaniye sendiri merupakan gulali tradisional Turki yang dibuat dengan cara menarik-narik adonan gula hingga membentuk serat-serat halus menyerupai kapas.

Evolusi dari Dubai Chocolate

Bagi yang penasaran, konsep Angel Hair Chocolate sebenarnya merupakan pengembangan dari Dubai chocolate yang lebih dulu viral. Keduanya sama-sama mengandalkan krim pistachio sebagai isian utama, tetapi memiliki perbedaan mendasar pada teksturnya.

Via candycopia.com
Via princesspinkygirl.com

Jika Dubai chocolate identik dengan kataifi, yakni adonan tipis menyerupai bihun yang renyah, Angel Hair Chocolate menggantinya dengan pişmaniye yang jauh lebih lembut dan seolah meleleh di lidah. Perubahan ini menghadirkan pengalaman menyantap yang berbeda, terasa lebih ringan dan tidak seramai kriuk khas pendahulunya. Berkat tampilannya yang tetap dramatis dan photogenic, camilan ini pun cepat menyebar di media sosial.

Viral, tapi Menuai Perdebatan

Meski antusiasmenya tinggi, Angel Hair Chocolate juga memicu perdebatan di kalangan pencinta kuliner. Sejumlah pihak menilai tren ini mungkin akan sulit menandingi kepopuleran Dubai chocolate.

Alasannya cukup masuk akal. Salah satu kunci viralnya Dubai chocolate adalah sensasi renyahnya yang menghadirkan momen ASMR memuaskan saat digigit. Nah, karena Angel Hair Chocolate mengandalkan gulali yang lembut, elemen kriuk itu praktis hilang. Bagi sebagian orang, hilangnya sensasi renyah tersebut membuatnya terasa kurang “nendang” dibanding sang pendahulu. Meski begitu, keunikan tekstur dan rasanya tetap membuat banyak orang penasaran untuk mencicipinya.

Di Mana Bisa Mencobanya?

Sebagai tren yang tergolong baru, Angel Hair Chocolate kini semakin mudah ditemukan, terutama lewat penjualan daring di berbagai platform luar negeri. Di Indonesia sendiri, camilan ini masih dalam tahap awal populer, sehingga paling memungkinkan didapatkan melalui produk impor atau penjual online. Beberapa kreator kuliner pun mulai membuat versi buatan sendiri dan membagikan hasilnya di media sosial.

Namun, mengingat tren Dubai chocolate sebelumnya sempat sangat digandrungi di Tanah Air, bukan tidak mungkin Angel Hair Chocolate segera diadaptasi oleh pelaku kuliner lokal. Jadi, buat kamu yang gemar berburu jajanan kekinian, tren cokelat satu ini jelas layak masuk daftar untuk dicoba.

Via TT/emiiyjade

Baca Juga