Volix
foodubetren ubeubi unguthe next matchaminuman viral 2026

Ube, Ubi Ungu yang Digadang Jadi 'The Next Matcha' di Kalangan Anak Muda

Iqbal Baskari·
Ube, Ubi Ungu yang Digadang Jadi 'The Next Matcha' di Kalangan Anak Muda
Via Pexels/Noor Din

Kalau beberapa tahun belakangan dunia kafe didominasi warna hijau matcha, kini muncul pesaing baru dengan warna yang tak kalah mencolok, yaitu ungu dari ube.

Bahan pangan asal Asia Tenggara ini perlahan naik daun di kalangan anak muda, bahkan digadang-gadang sebagai “the next matcha”. Uniknya, buat orang Indonesia, ube sebenarnya bukan barang baru sama sekali.

Apa Itu Ube?

Ube adalah sejenis umbi berwarna ungu terang, atau yang di Indonesia lebih kita kenal sebagai ubi ungu. Bahan ini punya cita rasa manis yang lembut dengan sentuhan mirip vanila, dan sudah lama menjadi bagian dari kuliner Asia Tenggara, terutama di Filipina.

Meski sekilas mirip talas atau taro, keduanya sebenarnya berbeda. Yang membuat ube begitu menonjol adalah warnanya yang ungu pekat dan alami, sesuatu yang langsung mencuri perhatian saat dijadikan minuman atau makanan penutup.

Kenapa Jadi 'The Next Matcha'?

Julukan itu bukan sekadar hiperbola. Perusahaan riset GlobalData secara resmi memposisikan ube sebagai penerus tren matcha, mengikuti siklus rasa yang biasa digemari konsumen muda. Pendorong utamanya pun sama seperti matcha, yaitu media sosial.

Via Pexels/Kiro Wang
Via Pexels/Ксения Маркова

Berdasarkan survei GlobalData pada awal 2026 yang melibatkan 21,000 responden di 42 negara, lebih dari 60% Gen Z dan milenial menemukan produk rasa baru lewat media sosial, dan lebih dari separuhnya ikut membagikannya. Rasa penasaran juga jadi motor penggerak, dengan 64% Gen Z dan 65% milenial terdorong mencoba rasa baru karena rasa ingin tahu. Warna ube yang ungu pekat pun membuatnya sangat Instagramable, persis seperti hijaunya matcha.

Sudah Masuk Menu Merek Global

Tren ini bukan cuma ramai di media sosial, tapi sudah marak muncul di menu. Starbucks, misalnya, sudah menghadirkan varian seperti Ube Vanilla Velvet Latte. Costa Coffee juga tak mau ketinggalan dengan Sweet Ube Hot Chocolate dan Frappe, sementara sejumlah merek lain mulai menjual bubuk ube untuk campuran smoothie hingga bahan kue.

Menurut Analis Konsumen GlobalData, Jessica Butler, kunci sukses tren seperti ini terletak pada strategi. Ia menyarankan agar merek memperlakukan peluncuran produk sebagai strategi konten, bukan sekadar rilis produk, dengan menonjolkan daya tarik visual dan menggandeng para kreator.

Ironi Manis buat Indonesia

Di sinilah letak keunikannya buat kita. Sementara ube baru heboh sebagai penemuan eksotis di kafe-kafe Barat, di Indonesia bahan ini sudah lama akrab di dapur. Ubi ungu sudah bertahun-tahun jadi isian kolak, bahan es krim, kue, hingga aneka jajanan tradisional.

Dengan kata lain, tren global yang lagi viral ini sebenarnya adalah harta karun yang sudah kita miliki sejak lama. Momen ini justru bisa jadi peluang bagi pelaku kuliner lokal untuk mengangkat ubi ungu dengan kemasan yang lebih kekinian.

Jadi, kamu masih tim matcha, atau sudah siap pindah ke tim ube?

Via 7000islands.co

Baca Juga