Volix
ExclusiveMusiclangit merah mudaafganagensi rumah tanggarendy pandugoost film indonesia

Afgan Rilis Langit Merah Muda, Lagu untuk Karakternya di Agensi Rumah Tangga

Iqbal Baskari·
Afgan Rilis Langit Merah Muda, Lagu untuk Karakternya di Agensi Rumah Tangga
Via Starvision/Afgan

Ada satu putaran kecil yang membuat rilisan terbaru Afgan berbeda dari lagu tema film pada umumnya. Langit Merah Muda keluar di layanan digital pada 28 Agustus 2026, dan lagu itu dinyanyikan dari sudut pandang Kafka, seorang penyanyi dalam film Agensi Rumah Tangga.

Kafka diperankan oleh Afgan sendiri. Jadi ini bukan sekadar musisi yang mengisi lagu tema, melainkan musisi yang menulis lagu untuk tokoh yang ia mainkan. Filmnya juga menandai kepulangannya ke layar lebar setelah 13 tahun.

Volix berkesempatan berbincang langsung dengan Afgan dan juga Enzy untuk mengulik lebih dalam kesan mereka selama pembuatan Langit Merah Muda.

Lagu yang Ditulis Bertiga

Langit Merah Muda ditulis Afgan bersama dua musisi lain, yaitu Rendy Pandugo dan Mohammed Kamga, dengan Rendy Pandugo sekaligus bertindak sebagai produser.

Nuansanya romantis, dan fungsinya di dalam film adalah memperkuat sisi personal Kafka beserta alur asmaranya. Menempatkan lagu tema sebagai suara satu tokoh, bukan sebagai komentar dari luar cerita, membuat posisinya berbeda dari kebanyakan lagu tema film Indonesia yang berdiri sendiri sebagai single.

Video musiknya dirilis berbarengan lewat kanal YouTube Trinity Optima Production, disusun dari potongan adegan film sehingga penonton bisa langsung menangkap dinamika antara Kafka dan Katia sebelum menonton filmnya.

Via VOLIX

"Pas bikin lagu ini, Naya (sutradara) udah bikin brief, pengennya lagu ini buat ending film dan sesuatu yang uplifting, karena ending-nya sangat-sangat heartwarming. Jadi butuh lagu yang gak ballad, butuhnya yang feel-nya happy sesuai sama ceritanya," ungkap Afgan.

"Lagunya pas didengerin Naya, perasaannya langsung berkaca-kaca karena cocok banget!" tambah Enzy.

Uniknya, lagu ini sempat hampir tidak dibuat karena karakter Kafka mau diisi oleh sosok Afgan sendiri di dalam ceritanya. Tapi Afgan merasa itu adalah keputusan yang aneh.

"Tadinya pengen si Kafka ini nyanyiin lagu Afgan, tapi Kafka itu bukan Afgan, it's a different universe. Aku lumayan bersikukuh bilang ke Starvision bahwa we need a new song.

Kembali ke Layar Lebar Setelah 13 Tahun

Film terakhir yang dibintangi Afgan adalah Refrain pada 2013. Selama lebih dari satu dekade sesudahnya ia sepenuhnya berada di jalur musik, dan tawaran peran utama seperti ini baru datang lagi sekarang.

Di Agensi Rumah Tangga, Kafka digambarkan sebagai penyanyi terkenal yang menjadi klien agensi milik Katia. Afgan menyebut proyek ini sebagai penanda khusus karena bertepatan dengan tahun ke-18 kariernya di industri musik.

Menariknya, ia dan tokoh yang ia perankan sama-sama berprofesi sebagai penyanyi, sehingga tantangannya justru terletak pada membuat keduanya terasa berbeda.

Film Tentang Kehilangan Pekerjaan yang Dibungkus Komedi

Cerita filmnya berangkat dari Katia, diperankan Enzy Storia, yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) lalu berkali-kali ditolak saat melamar pekerjaan. Ia menanggung cicilan rumah sekaligus tekanan dari ibunya, sampai akhirnya nekat membuka agensi penyalur asisten rumah tangga.

Film ini disutradarai Naya Anindita dengan naskah karya Upi dan Ayu Anggraini Putri, diangkat dari novel Almira Bastari. Rumah produksinya Starvision Plus bersama Legacy Pictures, Vortera Studios, dan Navvaros.

Salah satu catatan yang paling sering disebut adalah kehadiran tujuh komika perempuan sekaligus dalam satu film, jumlah yang menurut produser Chand Parwez Servia belum pernah terjadi sebelumnya. Ketujuhnya adalah Ummi Quary, Musdalifah Basri, Neneng Wulandari, Boah Sartika, Priska Baru Segu, Nury Zhafira, dan Mega Salsabila, yang seluruhnya memerankan para asisten rumah tangga.

Berdurasi 115 menit, Agensi Rumah Tangga mulai tayang serentak di bioskop Indonesia pada 10 September.

Baca Juga