9 Film Horor Indonesia di Netflix 2026, Ada Ghost in the Cell dan Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa


Bioskop Indonesia sepanjang 2026 masih dikuasai film horor, dan sebagian judul teratasnya kini sudah bisa ditonton dari rumah.
Lewat rilis terbarunya, Netflix Indonesia merangkum film horor lokal di katalognya, termasuk Danur: The Last Chapter, film Indonesia terlaris tahun ini, dan Ghost in the Cell arahan Joko Anwar yang baru masuk bulan lalu. Daftar berikut memilih sembilan film horor Indonesia dari katalog itu, diperiksa ulang lewat sumber lain, dari rilis 2026 sampai film 2024 yang masih layak dikejar.
Angka penonton yang disebut adalah angka bioskop, urutannya dari yang paling baru:
Ghost in the Cell (2026)

Joko Anwar mencoba komedi horor lewat kisah Dimas (Endy Arfian), jurnalis yang masuk penjara Labuhan Angsana bersama hantu yang menempel padanya dan mulai menghabisi narapidana satu per satu.
Setelah tayang perdana di Berlinale pada 13 Februari 2026, film ini masuk bioskop pada 16 April dan menembus satu juta penonton dalam enam hari, film ketujuh berturut-turut Joko Anwar yang melewati angka itu. Totalnya 3,376,865 penonton, dan Netflix menayangkannya sejak 20 Agustus.
Danur: The Last Chapter (2026)

Film Indonesia terlaris tahun ini dengan 3,619,565 penonton, sekaligus bab keempat dan penutup franchise Danur. Prilly Latuconsina kembali sebagai Risa Saraswati, tokoh yang ia perankan sejak 2017, dan kali ini Riri (Zee JKT48), adik Risa, bertingkah aneh setelah acara pertunangan di sebuah gedung teater tua.
Film arahan Awi Suryadi ini menembus satu juta penonton tujuh hari setelah tayang pada 18 Maret, tepat di libur Lebaran.
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa (2026)

Kali ketiga Luna Maya memerankan Suzzanna, dan kali pertama ia dipasangkan dengan Reza Rahadian, dalam film yang disebut Soraya Intercine Films sebagai produksi termahal dalam sejarah mereka. Azhar Kinoi Lubis menyutradarai kisah Suzzanna yang hidupnya berubah setelah ayahnya tewas oleh santet kiriman Bisman, penguasa desa yang terobsesi padanya.
Tayang bersamaan dengan Danur: The Last Chapter, film ini mengumpulkan 1,530,071 penonton.
Alas Roban (2026)

Film Indonesia pertama yang menembus satu juta penonton tahun ini, enam hari setelah tayang pada 15 Januari, dengan total 2,432,967 penonton.
Hadrah Daeng Ratu mengangkat legenda jalur angker Alas Roban di Jawa Tengah lewat kisah Sita (Michelle Ziudith), ibu tunggal yang busnya mogok di hutan itu bersama Gendis (Fara Shakila), putrinya yang punya keterbatasan penglihatan tetapi justru mulai melihat sesuatu yang tidak seharusnya.
Janur Ireng: Sewu Dino the Prequel (2025)

Kimo Stamboel kembali ke semesta Sewu Dino, film yang meraih lebih dari 4,3 juta penonton pada 2023, lewat prekuel yang mundur beberapa tahun sebelum peristiwa film itu.
Ceritanya mengikuti Sabdo (Marthino Lio) dan Intan (Nyimas Ratu Rafa), pasangan yang menurut kepercayaan keluarga mereka tidak boleh bersatu. Rio Dewanto dan Tora Sudiro ikut bermain di film yang masuk bioskop pada 24 Desember 2025 ini.
Pesugihan Sate Gagak (2025)

Komedi horor dengan premis yang sulit ditolak. Anto (Ardit Erwandha), Dimas (Yono Bakrie), dan Indra (Benidictus Siregar) terjepit utang dan urusan mahar, lalu menemukan buku mantra pesugihan peninggalan kakek Indra. Idenya: berjualan sate daging gagak kepada para hantu, yang ternyata rela antre dan membayar mahal.
Film arahan Etienne Caesar dan Dono Pradana ini masuk Netflix pada 26 Maret tahun ini.
Sumala (2024)

Luna Maya muncul lagi dalam film Rizal Mantovani tentang desa di Kabupaten Semarang yang mencekam setiap malam.
Perjanjian dengan iblis yang dilanggar sang ayah (Darius Sinathrya) membuat Kumala (Makayla Rose Hilli) lahir dengan kondisi fisik yang membuatnya diperlakukan kejam oleh keluarganya sendiri dan warga desa. Menjelang ulang tahun kesepuluh, saudara kembarnya yang sudah mati, Sumala, datang menjanjikan pembalasan. Ini judul paling kelam di daftar ini.
Kang Mak from Pee Mak (2024)

Falcon Pictures memindahkan Pee Mak, salah satu film terlaris dalam sejarah Thailand, ke latar Indonesia lewat arahan Herwin Novianto. Vino G. Bastian memerankan Makmur, prajurit yang pulang dari medan perang ke istrinya, Sari (Marsha Timothy), sementara kawan-kawannya perlahan sadar ada yang tidak beres di rumah itu.
Dirilis pada 15 Agustus 2024, film ini ditonton lebih dari 4,6 juta orang, lima besar film Indonesia terlaris tahun itu.
Sekawan Limo (2024)

Bayu Skak menyutradarai sekaligus membintangi komedi horor ini sebagai satu dari lima pendaki Gunung Madyopuro bersama Nadya Arina, Firza Valaza, Benidictus Siregar, dan Indra Pramujito. Mitosnya: rombongan harus genap dan dilarang menoleh ke belakang. Mereka melanggar keduanya, lalu sadar salah satu dari mereka bukan manusia.
Film ini meraih lebih dari 2,5 juta penonton, dan sekuelnya, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, dijadwalkan masuk Netflix akhir September.
Di luar sembilan judul ini, katalog film horor Indonesia di Netflix masih menyimpan Qorin, Sosok Ketiga, Kuyang: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai, dan Marni: The Story of Wewe Gombel. Dengan film terlaris tahun ini sudah bisa ditonton dari sofa sebelum tahunnya berakhir, jarak antara layar bioskop dan layar di rumah makin pendek.






