Film Narnia Baru Greta Gerwig: Aslan ala David Bowie, Suara Meryl Streep, dan Konsep Rock Opera


Empire Magazine memakai sampul edisi November 2026 untuk membuka pintu film Narnia baru Greta Gerwig.
Majalah yang terbit Kamis, 24 September itu memuat first look eksklusif Narnia: The Magician's Nephew, dan wajah yang dipilih untuk sampulnya adalah Aslan: singa bermata dua warna, dengan garis merah di wajah yang terinspirasi David Bowie, dan suara Meryl Streep.
Gerwig menyebut filmnya sebagai rock opera, memindahkan latar cerita dari London awal 1900-an ke 1950-an, dan menjadikannya film Netflix pertama yang tayang luas di bioskop mulai 12 Februari 2027, sebelum masuk platform streaming pada 2 April.
Berikut detail yang sudah bisa dipegang dari liputan Empire dan sumber lain:
Aslan Bergaya David Bowie dengan Suara Meryl Streep
Empire menerbitkan dua sampul. Versi kios menampilkan Aslan dari dekat, sementara sampul pelanggan memakai karya concept artist Jaime Jones yang menggambarkan Aslan menciptakan Narnia.
Desainnya memutus tradisi film-film sebelumnya: mata heterokromia, satu cokelat dan satu biru, garis merah tebal di wajah yang langsung mengingatkan pada kilat Aladdin Sane milik Bowie, dan tekstur yang oleh penggemar di NarniaWeb disebut campuran bulu, sisik, dan bulu burung. Reaksi mereka terbelah antara "singa yang indah" dan terlalu jauh dari Lewis.


Yang tidak berubah, Aslan tetap disebut "he". Suaranya diisi Meryl Streep, tiga kali peraih Oscar yang kembali bekerja dengan Gerwig setelah Little Women (2019), mengambil alih peran yang diisi Liam Neeson di trilogi 2005 sampai 2010.
Kriteria Gerwig kepada Empire: seseorang yang "profound but not pretentious", punya "gravitas but not morose self-seriousness", berusia di atas 70 tahun, namun masih menyimpan rasa takjub segar seperti anak-anak. Streep, menurutnya, salah satu aktor terbaik yang pernah ada yang cocok mengisi peran tersebut.
Rock Opera, Bukan Musikal
Kalimat kunci Gerwig di Empire: "I wanted a rock opera. I wanted it to be big and transporting." Logikanya datang dari novelnya. Di buku C.S. Lewis, Aslan menyanyikan Narnia hingga tercipta, dan bagi Gerwig "Narnia is literally a world made out of music", sama seperti rock 'n' roll yang ia rasakan sebagai dunia yang terbuat dari musik.
Tulang punggung kreatifnya rock Inggris 1960-an dan 1970-an, dari glam sampai prog, dengan daftar "penyelamat hidup" yang ia sebut satu per satu: Bowie, Paul McCartney, David Gilmour, Pete Townshend, Jimmy Page, dan Robert Plant.
Itu pula alasan latarnya digeser ke London 1950-an yang kelabu dan pascaperang. Digory dan Polly ditempatkan sebagai anak-anak dari generasi yang satu dekade kemudian membangun glam dan prog rock. Gerwig bahkan berseloroh tidak tahu bagaimana David Jones bisa berubah menjadi David Bowie, kecuali ia pernah ke Narnia dan melihat sesuatu.
Satu catatan penting: ini bukan musikal. Tidak ada tokoh yang mendadak bernyanyi; rock opera di sini soal gaya dan skala, dengan musik dari Mark Ronson dan Andrew Wyatt, duo di balik I'm Just Ken di Barbie.
Cerita, Pemeran, dan PROSES Produksi
The Magician's Nephew terbit pada 1955 sebagai buku keenam dari tujuh, namun secara kronologi kisah pertama, dan ini adaptasi layar lebar pertamanya.

Ceritanya mengikuti Digory Kirke (David McKenna) dan Polly Plummer (Beatrice Campbell), dua anak bertetangga di London yang dijebak Paman Andrew Ketterley (Daniel Craig), penyihir amatir, lewat cincin ajaib ke Hutan di Antara Dunia. Dari sana mereka membangunkan Jadis (Emma Mackey) di dunia sekarat bernama Charn dan menyaksikan kelahiran Narnia.
Digory kelak menjadi Profesor pemilik lemari di The Lion, the Witch and the Wardrobe; ibunya yang sakit, Mabel, diperankan Carey Mulligan. Nama lain: Ciarán Hinds, Kobna Holdbrook-Smith, Denise Gough, dan Susan Wokoma. Satu foto rilisan Empire memperlihatkan Jadis menuruni tangga gua dengan tongkat di tangan, diikuti Polly dan Digory.
Netflix memegang hak adaptasi sejak Oktober 2018, dan Gerwig bergabung pada Juli 2023, setelah Barbie, untuk menulis dan menyutradarai dua film Narnia. Syuting berjalan 11 Agustus 2025 sampai 31 Januari 2026 di Shepperton, Longcross, London, dan Manchester, dengan jeda enam pekan karena cedera salah satu pemeran. Bujetnya dilaporkan US$200 juta, dengan Seamus McGarvey sebagai sinematografer dan Douglas Gresham, anak tiri Lewis, di barisan produser.
Bioskop DuluAN, Netflix 45 Hari Kemudian
Jadwalnya sempat bergeser. Semula film ini dipatok tayang 26 November tahun ini di sekitar 1,000 layar IMAX, lalu masuk Netflix pada 25 Desember.
Slot itu kemudian diambil The Further Mis-Adventures of Cliff Booth garapan David Fincher, dan Narnia dipindah ke tahun depan: pratayang IMAX 10 Februari, rilis luas di bioskop seluruh dunia (kecuali Prancis) dua hari kemudian, dan Netflix pada 2 April, jendela bioskop minimal 45 hari yang belum pernah diberikan Netflix ke film mana pun.
Distribusi bioskop di luar Amerika Utara dipegang Sony Pictures, sehingga jadwal Indonesia kemungkinan mengikuti tanggal global, meski belum ada pengumuman resmi di sini. Sampai trailer pertamanya tiba, Aslan versi Bowie di sampul Empire adalah gambaran paling jelas dari film Narnia ini.




