Volix
Musicami awards 2026tulusidgitafno naanugerah musik indonesiamusik indonesia

Tulus dan Idgitaf Berjaya, Panggung AMI Awards 2026 Diwarnai Seruan soal Kebakaran Hutan

Iqbal Baskari·
Tulus dan Idgitaf Berjaya, Panggung AMI Awards 2026 Diwarnai Seruan soal Kebakaran Hutan (1)Tulus dan Idgitaf Berjaya, Panggung AMI Awards 2026 Diwarnai Seruan soal Kebakaran Hutan (2)
Via situstulus.com, IG/idgitaf

Malam puncak AMI Awards 2026 tidak hanya diisi perayaan. Gelaran ke-29 Anugerah Musik Indonesia ini berlangsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta, pada Rabu, 4 November 2026, dengan tema Ruang Nada Nusantara, 67 kategori, dan 5,360 lagu yang masuk penjurian.

Tulus dan Idgitaf menjadi nama paling menonjol, masing-masing membawa pulang penghargaan tertinggi. Namun, sejumlah pemenang juga memakai waktu pidatonya untuk bersuara soal kebakaran hutan dan bencana alam, bahkan ada yang mengangkat salam tiga jari.

Berikut momen penting dari acara ini, beserta daftar lengkap pemenangnya:

Tulus, Idgitaf, dan Sejarah Baru no na

Tulus bolak-balik naik panggung malam itu. Teh Hijau, lagu kembalinya setelah album Manusia pada 2022, dinobatkan sebagai Karya Produksi Terbaik Terbaik. Ia juga meraih Artis Solo Pria Pop Terbaik, Lagu Favorit, dan Penyanyi Favorit, serta sempat menyanyikan bagian reff lagu tersebut lewat mikrofon pidato.

“Maju terus bangsaku, Indonesia yang sangat-sangat kita cintai,” ujarnya.

Idgitaf mengantongi tiga piala, termasuk Album Terbaik Terbaik untuk Berusaha di Bawah Hujan. Sementara itu, no na meraih Pendatang Baru Terbaik Terbaik dan Karya Produksi Grup Vokal Terbaik. Menurut CNN Indonesia, mereka menjadi pendatang baru pertama dalam sejarah AMI yang membawa pulang dua piala.

Seruan dari Atas Panggung

Via YT/AMI Awards

Momen paling ramai datang dari Hindia dan Dipha Barus saat menerima piala dance terbaik untuk Nafas.

“Malam ini kami dedikasikan untuk teman-teman yang sulit bernapas, karena alamnya dibakar,” kata Hindia. Keduanya lalu mengangkat salam tiga jari, yang diikuti sebagian penonton.

Andien menyampaikan pidato untuk hutan dan korban bencana, sedangkan Idgitaf menyebut para korban banjir, longsor, dan kebakaran hutan membutuhkan restorasi serta akuntabilitas.

Kunto Aji berjanji menyuarakan mereka yang tidak terdengar. “Power to the people,” tuturnya.

Basboi memilih bercanda. “Biaya hidup urusan pemerintah Indonesia, tapi kalau gaya hidup urusan pemerintah Kasablanka,” ujarnya, merujuk pada judul albumnya.

Penghormatan dan Kategori Baru

Panggung AMI Awards 2026 juga menghadirkan GAC dalam penghormatan khusus untuk mendiang Guruh Soekarnoputra.

Tahun ini, AMI turut membuka kategori baru, di antaranya Musik Etno, Hipdut, dan Lagu Pesta Timur. Penghargaan Legenda Musik Indonesia diberikan kepada almarhum A. Riyanto.

Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2026

Via YT/AMI Awards

Penghargaan Utama dan Khusus

●        Karya Produksi Terbaik Terbaik: Tulus, Teh Hijau

●        Album Terbaik Terbaik: Idgitaf, Berusaha di Bawah Hujan

●        Pendatang Baru Terbaik Terbaik: no na, rollerblade

●        Lagu Favorit: Tulus, Teh Hijau

●        Penyanyi Favorit: Tulus

●        Video Lirik Favorit: Idgitaf, Sedia Aku Sebelum Hujan

●        Legenda Musik Indonesia: A. Riyanto

●        Lifetime Achievement Awards: Tito Soemarsono, Indrawati Widjaja, dan Zaenal Combo

●        International Special Awards, Japanese Popular Song: HANA

Pop

●        Artis Solo Wanita Pop Terbaik: Bernadya, Rabun Jauh

●        Artis Solo Pria Pop Terbaik: Tulus, Teh Hijau

●        Duo/Grup Pop Terbaik: Perunggu, Pikiran Yang Matang

●        Pencipta Lagu Pop Terbaik: Putra Permana dan Ari Lesmana, Sesi Potret

●        Penata Musik Pop Terbaik: Yoseph Sitompul, Teh Hijau

●        Album Pop Terbaik: Raim Laode, Iqro'

Rock dan Metal

●        Artis Solo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik: For Revenge dan Stand Here Alone, uKYdS

●        Album Rock Terbaik: Black Horses, Jahanam

●        Artis Solo/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik: Burgerkill, Kontinum

●        Album Metal Terbaik: Cloath, The Fallen God

Jazz

●        Artis Jazz Terbaik: Tohpati Bigband, Secret Agent

●        Artis Jazz Alternatif Terbaik: Societeit de Harmonie, Petir

●        Album Jazz/Jazz Alternatif Terbaik: Societeit de Harmonie, Ungkapan

Soul/R&B

●        Artis Solo Soul/R&B Terbaik: Afgan, Kacamata

●        Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Terbaik: Thee Marloes, I'd Be Lost

●        Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik: Andien, Jatuh Pelan

●        Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Alternatif Terbaik: Galdive, 20 Weeks

Dangdut dan Koplo

●        Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik: Lesti, Kura Kura Dalam Perahu

●        Artis Solo Pria Dangdut Terbaik: Rhoma Irama, Senyum

●        Artis Solo Dangdut Alternatif Terbaik: Selfi Yamma, Pelukan Nyata

●        Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik: Mila DA7 dan Valen DA7, Meleleh Bahagia

●        Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik: Akbar Chalay dan Mingse, Astaga Bercanda

●        Pencipta Lagu Dangdut Terbaik: Adibal, Kura Kura Dalam Perahu

●        Penata Musik Dangdut Terbaik: Yusup Tojiri, Kura Kura Dalam Perahu

●        Artis Solo/Grup/Kolaborasi Koplo Terbaik: Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86, Kicau Mania

Anak-anak

●        Artis Solo Anak-anak Terbaik: Etenia Croft, Sahabat Terbaik

●        Duo/Grup/Kolaborasi Anak-anak Terbaik: Prince Poetiray dan Quinn Salman, Rukun Sama Teman

●        Pencipta Lagu Anak-anak Terbaik: Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, dan Anindyo Baskoro, Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi)

●        Penata Musik Lagu Anak-anak Terbaik: Dwiki Dharmawan, Rukun Sama Teman

Alternatif

●        Artis Solo Alternatif Terbaik: Kunto Aji, bERANI

●        Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik: Dongker dan Jason Ranti, Disarankan Di Bandung

●        Album Alternatif Terbaik: Reality Club, Who Knows Where Life Will Take You?

Keroncong

●        Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik: Amrih Basuki Purnomo, Langgam Telaga Sarangan

●        Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Alternatif Terbaik: Krontjong Toegoe, Jakarta Kota Raja

Dance, Elektronika, dan Rap

●        Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik: Dipha Barus dan Hindia, Nafas

●        Artis Solo/Grup/Kolaborasi Elektronika Terbaik: White Chorus, Mungkin

●        Artis Solo Rap/Hip-hop Terbaik: K3bi, Doa

●        Duo/Grup/Kolaborasi Rap/Hip-hop Terbaik: Iwa K dan Chicco Jerikho, DOAMAT!

●        Album Rap/Hip-hop Terbaik: Basboi, Kasablanka

Orkestra dan Film

●        Karya Orkestral Terbaik: Naura Ayu, Terima Kasih (penata musik Ivan Tangkulung)

●        Album Film Scoring Terbaik: Ofel Obaja, Na Willa: Music From The Motion Picture

●        Lagu Teater/Film Musikal Terbaik: Original Cast Musikal Perahu Kertas, Dewara Zaqqi, Alya Syahrani, dan Trust Collective, Miliaran Manusia

●        Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik: Luisa Adreena dan Azamy Syauqi, Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi)

Karya Produksi

●        Progresif: Isyana Sarasvati dan Agt. Widi, BURN

●        Reggae/Ska/Rocksteady: Shaggydog, Rebellion Rose, dan The Glad, Lodse

●        Kolaborasi: eñau dan Ari Lesmana, Sesi Potret

●        Grup Vokal: no na, rollerblade

●        Lagu Berbahasa Daerah: Denny Caknan, Negoro Angin

●        Instrumentalia: Indra Lesmana, Dim Glow

●        Re-Aransemen: Yovie Widianto, Andi Rianto, dan Rony Parulian, Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi)

●        Blues: Karina Christy, Don't Fall In Love With A Rockstar

●        Folk/Country/Balada: Idgitaf, Sedia Aku Sebelum Hujan

●        Kontemporer: Adi Darmawan, Arangkak

●        Lagu Berlirik Spiritual Islami: Cakra Khan dan Chrisye, Ketika Tangan dan Kaki Berkata

●        Lagu Berlirik Spiritual Nasrani: Lyodra dan Iskandar Widjaja, Melodi Cinta-Mu Tuhan

●        Musik Global: Hasyim Abubakar Yahya, Ki Heri Purwono, dan Mustafa Debu, Kidung Walisongo

●        Musik Etno: Peni Candra Rini, Kumuda Djiwa Gamelan (Mangkunegaran)

●        Lagu Pesta Timur: Ecko Show, Juan Reza, dan Chesylino, Orang Baru Lebe Gacor (Tor Monitor Ketua)

●        Hipdut: Naykilla, MMG (My Mine Gueh)

Produksi dan Teknis

●        Produser Rekaman Terbaik: Kevin Pangestu, Sesi Potret

●        Desain Sampul Album Terbaik: Xarein Studio, (Jangan) Jatuh Cinta

●        Tim Produksi Suara Terbaik: Eko Sulistyo dan Bennytho Siahaan, Kota Ini Tak Sama Tanpamu (Orchestra Version)

●        Video Musik Terbaik: Shadtoto Prasetio, BURN

●        Tim Produksi Vokal Terbaik: Yandi "Bronsu", Kevin Queency, Ogi Lugas, dan Ensemble Original Cast Musikal Perahu Kertas, Miliaran Manusia

Baca Juga