Satu-satunya dari Indonesia, Joko Anwar Masuk 50 Sutradara Horor Terbaik Sepanjang Masa Versi IndieWire


Nama Joko Anwar kini tercatat di antara para maestro horor dunia. Media film asal Amerika Serikat, IndieWire, memasukkan sutradara Pengabdi Setan itu ke daftar The 50 Best Horror Directors of All Time yang dirilis pada 28 Oktober 2026, menjelang Halloween.
Joko menjadi satu-satunya sutradara Indonesia di daftar tersebut dan ditempatkan di kategori Reigning Terrors, bersama Jordan Peele, Ari Aster, dan Robert Eggers. “Aku gemeter,” tulis Joko di akun X pada 1 November.
Berikut alasan IndieWire memilih Joko, beserta daftar lengkap 50 sutradara di keenam kategorinya:
Enam Kategori Tanpa Peringkat

Penyusunan daftar ini melibatkan seluruh staf IndieWire dan memakan waktu hampir sepanjang Oktober. Kandidatnya sempat mencapai lebih dari 200 nama sebelum dipangkas menjadi 50.
Alih-alih menyusun peringkat, IndieWire membagi mereka ke dalam enam kategori, dan mengakui sejumlah nama sebenarnya bisa masuk lebih dari satu kategori.
Daftar ini memuat delapan sutradara perempuan, satu sutradara nonbiner, dan 41 entri laki-laki, dengan Wayans bersaudara dihitung sebagai satu entri. Tujuh di antaranya merupakan sutradara Asia atau diaspora Asia.
Alasan IndieWire Memilih Joko Anwar
Entri Joko ditulis oleh Alison Foreman. “Joko Anwar membuat ikatan keluarga terasa seperti perjanjian dengan iblis yang tak seorang pun ingat pernah menandatanganinya,” tulis Foreman.

Ia menyoroti Pengabdi Setan, yang menjadikan kematian seorang ibu sebagai awal teror yang jauh lebih besar, serta Perempuan Tanah Jahanam, yang mengubah kepulangan ke kampung leluhur menjadi jebakan yang sudah dipasang jauh sebelum korbannya lahir.
Menurut Foreman, hantu-hantu Joko selalu datang bersama tatanan sosialnya, mulai dari kemiskinan, kewajiban, hingga otoritas agama. Siksa Kubur (2024) dinilai membawa sorotan soal keyakinan itu ke ruang yang lebih menyesakkan, sementara Joko dipuji piawai menghadirkan teror massal berskala besar.
Daftar Lengkap 50 Sutradara Horor Terbaik Versi IndieWire
Horror Lifers (11 Sutradara)
Sutradara yang menjadikan horor sebagai pusat kariernya.
● James Whale (Frankenstein, Bride of Frankenstein)
● George A. Romero (Night of the Living Dead)
● Lucio Fulci (Zombi 2, The Beyond)
● Dario Argento (Suspiria)
● Wes Craven (A Nightmare on Elm Street, Scream)
● John Carpenter (Halloween, The Thing)
● Joe Dante (The Howling, Gremlins)
● Tobe Hooper (The Texas Chain Saw Massacre, Poltergeist)
● Stuart Gordon (Re-Animator)
● Kiyoshi Kurosawa (Cure, Pulse)
● Hideo Nakata (Ring, Dark Water)
Genre Visitors (12 Sutradara)
Pembuat film yang kariernya jauh melampaui horor, namun persinggungan mereka dengan genre ini ikut mengubah arah film horor.
● Alfred Hitchcock (Psycho, The Birds)
● Jacques Tourneur (Cat People)
● Steven Spielberg (Jaws)
● Brian De Palma (Carrie)
● William Friedkin (The Exorcist)
● Ridley Scott (Alien)
● Stanley Kubrick (The Shining)
● Jonathan Demme (The Silence of the Lambs)
● Claire Denis (Trouble Every Day)
● Danny Boyle (28 Days Later)
● Lynne Ramsay (We Need to Talk About Kevin)
● Ryan Coogler (Sinners)
Empire Builders (6 Sutradara)
Sutradara yang mengubah kesuksesan mereka menjadi waralaba, rumah produksi, dan kesempatan bagi pembuat film lain untuk menggarap horor.
● Roger Corman (The Raven)
● Sam Raimi (The Evil Dead)
● Guillermo del Toro (Pan's Labyrinth, Crimson Peak)
● Wayans bersaudara (Scary Movie)
● James Wan (Saw, The Conjuring)
● Ryan Murphy (American Horror Story)
Reigning Terrors (8 Sutradara)
Sutradara yang filmnya sudah dipelajari sesama pembuat film, terus diperdebatkan penggemar, dan dijadikan daya tarik promosi film horor baru.
● M. Night Shyamalan (The Sixth Sense)
● Joko Anwar (Pengabdi Setan, Perempuan Tanah Jahanam)
● Karyn Kusama (The Invitation, Jennifer's Body)
● Jennifer Kent (The Babadook)
● Robert Eggers (The Witch, Nosferatu)
● Jordan Peele (Get Out)
● Coralie Fargeat (The Substance)
● Ari Aster (Hereditary, Midsommar)
Visual Wizards (7 Sutradara)
Sutradara dengan bahasa visual yang begitu khas, sehingga karya horor mereka menjadi acuan estetika bagi banyak pembuat film lain.
● F. W. Murnau (Nosferatu versi 1922)
● Tod Browning (Dracula, Freaks)
● Bill Gunn (Ganja & Hess)
● David Cronenberg (The Fly, Videodrome)
● David Lynch (Eraserhead, Twin Peaks: Fire Walk with Me)
● Anna Biller (The Love Witch)
● Julia Ducournau (Raw, Titane)
Emerging Canon (6 Sutradara)
Sutradara yang karyanya dinilai sudah layak masuk sejarah genre horor, meski warisan besarnya masih terus berkembang.
● Jane Schoenbrun (I Saw the TV Glow)
● Nia DaCosta (Candyman, 28 Years Later: The Bone Temple)
● Kane Parsons (Backrooms)
● Zach Cregger (Barbarian, Weapons)
● Chris Nash (In a Violent Nature)
● Curry Barker (Obsession)
Jejak Joko Anwar di Genre Horor

Lahir di Medan pada 1976, Joko mengawali karier sebagai jurnalis dan kritikus film sebelum debut lewat Janji Joni (2005).
Pengabdi Setan (2017) ditonton 4,2 juta orang, sementara Perempuan Tanah Jahanam (2019) mencetak rekor 17 nominasi Piala Citra dan menjadi wakil Indonesia untuk Academy Awards. Setelah Pengabdi Setan 2: Communion (2022) dan Siksa Kubur (2024), tahun ini ia kembali lewat horor komedi Ghost in the Cell.
Joko kini sedang menggodok film horor berikutnya yang sangat ditunggu-tunggu para penggemar yaitu Pengabdi Setan 3: Origin. Produksinya telah berjalan sejak awal September lalu dan dijadwalkan tayang di bioskop tahun depan.





