Kejuaraan Dunia BWF 2026: 11 Wakil Indonesia Siap Berburu Gelar Juara Dunia di New Delhi


Kabar gembira bagi para pencinta bulu tangkis Tanah Air. Ajang paling bergengsi, Kejuaraan Dunia BWF 2026, siap digelar pada 17-23 Agustus 2026 di New Delhi, India.
Indonesia pun menurunkan kekuatan dengan 11 wakil di lima sektor, dan delapan di antaranya berstatus unggulan. Membawa misi mengharumkan Merah Putih, para pebulu tangkis terbaik akan berjuang merebut gelar juara dunia.
Berikut jadwal, daftar wakil, hingga para pesaing yang harus diwaspadai.
Jadwal dan Tuan Rumah Kejuaraan Dunia BWF 2026
Kejuaraan Dunia BWF 2026 akan berlangsung selama sepekan, tepatnya 17 hingga 23 Agustus 2026, bertempat di Arena Indira Gandhi, New Delhi. Ini menjadi kali kedua India dipercaya menjadi tuan rumah turnamen akbar tersebut setelah edisi 2009.
Total, Indonesia mengirimkan 18 pebulu tangkis yang tersebar dalam 11 wakil di kelima sektor. Dari jumlah itu, delapan wakil berhasil menembus daftar unggulan, sebuah modal berharga untuk melangkah jauh. Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bahkan tercatat sebagai wakil dengan unggulan tertinggi, yakni unggulan kedua. Dengan komposisi sekuat ini, Indonesia jelas berambisi membawa pulang setidaknya satu gelar juara dunia dari New Delhi.
Daftar Wakil Andalan Indonesia

Berikut sebaran 11 wakil Merah Putih di lima sektor Kejuaraan Dunia BWF 2026:
Tunggal Putra
Sektor ini diwakili Jonatan Christie yang menempati unggulan ketiga, ditemani talenta muda Alwi Farhan (21) sebagai unggulan kesebelas. Sebagai pemain senior, Jonatan diharapkan tampil konsisten, sementara Alwi menjadi representasi regenerasi tunggal putra Indonesia yang patut dinanti.
Tunggal Putri
Putri Kusuma Wardani menjadi tumpuan utama dengan status unggulan keenam. Sebagai satu-satunya tunggal putri Indonesia yang diunggulkan, ia diharapkan mampu bersaing dengan para pemain papan atas dunia. Putri berduet dengan Thalita Ramadhani Wiryawan yang siap memberikan kejutan.
Ganda Putra
Selain Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sebagai unggulan kedua, sektor ini juga diperkuat Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani serta pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Sebagai pasangan paling berpengalaman, Fajar/Fikri menjadi tumpuan utama untuk melaju hingga partai puncak dan menjadi peluang emas Indonesia.
Ganda Putri
Indonesia meloloskan dua pasangan sekaligus, yakni Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang menempati unggulan ke-12 dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari di unggulan ke-13.
Ganda Campuran
Di sektor ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata menjadi harapan untuk bersaing dengan pasangan-pasangan papan atas dunia. Sektor ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda untuk unjuk gigi di level tertinggi.

Para Juara Bertahan yang Harus Diwaspadai
Perjuangan wakil Indonesia tidak akan mudah karena harus berhadapan dengan para juara bertahan dari edisi 2025. Di tunggal putra ada Shi Yuqi asal China, sementara gelar tunggal putri dipegang Akane Yamaguchi dari Jepang. Adapun ganda putra dikuasai Kim Won-ho/Seo Seung-jae asal Korea Selatan, ganda putri milik Liu Shengshu/Tan Ning dari China, dan ganda campuran berada di tangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dari Malaysia.
Dengan persaingan yang begitu ketat, setiap laga dipastikan berlangsung sengit sejak babak awal. Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui siaran langsung, dan dukungan penuh dari suporter Tanah Air tentu menjadi suntikan semangat bagi para pejuang Merah Putih untuk kembali mengukir prestasi di panggung dunia.




