Kelme Rilis Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Biru Laut, Motif Melati, dan Debut di FIFA ASEAN Cup 2026

Setelah merah dan putih, Garuda punya warna ketiga. Kelme resmi merilis jersey ketiga Timnas Indonesia pada Kamis, 17 September 2026, tepat sepekan sebelum FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai.
Warnanya biru laut, dengan motif kuncup melati yang tersusun vertikal di bagian depan, dan Kelme berharap turnamen di Gelora Bung Karno itu menjadi panggung pertamanya. Ini jersey ketiga pertama di era Kelme, yang baru enam bulan lalu meluncurkan seragam kandang dan tandang, dan harganya sama dengan dua jersey sebelumnya: Rp749,000 untuk versi replika dan Rp1,449,000 untuk Player Issue.
Buat yang merasa biru terlalu asing untuk Timnas, ada satu preseden yang layak diingat: Timnas hanya mengulang jejak sejarahnya sendiri.
Laut dan Melati dalam Satu Jersey
Dua elemen yang diterjemahkan Kelme ke dalam desain ini adalah laut dan melati. Laut dipilih karena tidak terpisahkan dari identitas Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, dan itu yang menjadi dasar warna biru terangnya.
Melati, yang ditetapkan sebagai puspa bangsa, hadir sebagai motif kuncup yang berjajar vertikal, disebut Kelme sebagai simbol harmoni, persatuan, dan perjalanan sepak bola Indonesia yang terus tumbuh. Kerahnya putih dengan potongan klasik, dan Kelme menyebut desainnya cukup modern untuk dipakai sehari-hari, bukan hanya di stadion.


Secara teknis, versi Player Issue memakai K-TechFit dan bahan DrySport+ yang diklaim menjaga kestabilan material, memperlancar sirkulasi udara, dan mempercepat pengeringan keringat, ditambah label autentikasi silikon laser. Bahan jacquard-nya dirancang untuk iklim panas dan lembap Indonesia.
Violet Wu, International Sales Director Kelme, berharap FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi panggung pertama para pemain mengenakan jersey ini, dengan varian warna baru yang membuat mereka lebih percaya diri dan nyaman di lapangan.
Harga, Varian, dan Kapan Dipakai
Ada dua varian. Player Issue lengan pendek dijual Rp1,449,000 dan datang dengan boks eksklusif, sementara Replica Issue dijual Rp749,000 tanpa boks. Angkanya persis sama dengan jersey kandang dan tandang yang dirilis pada 12 Maret di Gelora Bung Karno, sehingga koleksi lengkap tiga jersey replika menembus Rp2,2 juta.
Untuk jersey sebelumnya, penjualan resmi berjalan lewat KitaGarudaID, marketplace resmi Kelme, dan Garuda Store, dan jalur yang sama berlaku untuk jersey ketiga Timnas Indonesia ini.

Soal debutnya, jadwal Indonesia di Grup A adalah Singapura pada Jumat, 25 September, Malaysia pada 28 September, dan Bangladesh pada 1 Oktober, semuanya pukul malam di Gelora Bung Karno. Jersey ketiga biasanya keluar ketika warna bentrok, dan Singapura yang juga berkostum merah membuat laga pembuka menjadi kandidat paling masuk akal, meski PSSI belum mengumumkan pilihan seragamnya. Turnamen ini sendiri berlangsung 24 September sampai 5 Oktober, tanpa semifinal, dengan juara grup langsung bertemu di final.
Bukan Kali Pertama Garuda Bernuansa Laut
Kelme menjadi apparel resmi Timnas Indonesia sejak diumumkan PSSI pada 23 Januari, menggantikan Erspo, lewat tender yang diikuti tujuh perusahaan termasuk Adidas. Kontraknya berjalan sampai 2030 dan mencakup seluruh level tim nasional sampai futsal. Menurut Marsal Masita, Managing Director PT Garuda Sepak Bola Indonesia, Kelme dipilih karena fleksibilitasnya dan komitmen mendukung seluruh piramida sepak bola Indonesia, bukan hanya tim nasional.
Tema lautnya sendiri punya preseden. Pada 2022, Mills merilis jersey ketiga berwarna hitam dengan motif ombak yang juga merepresentasikan semangat maritim Indonesia. Bedanya, jersey ketiga Timnas Indonesia versi Kelme membawa laut itu ke warna yang sebenarnya, dan menambahkan bunga di atasnya.
Apakah kombinasi biru dan melati ini akan dikenang seperti jersey hitam itu, jawabannya ada di Gelora Bung Karno mulai pekan depan.





