Volix
Sportsfifa asean cuptimnas indonesiajadwal timnasgelora bung karnopiala aff

Jadwal Resmi FIFA ASEAN Cup 2026 Rilis, Indonesia Buka Lawan Singapura

Iqbal Baskari·
Jadwal Resmi FIFA ASEAN Cup 2026 Rilis, Indonesia Buka Lawan Singapura (1)Jadwal Resmi FIFA ASEAN Cup 2026 Rilis, Indonesia Buka Lawan Singapura (2)
Via aseanutdfc.com,

FIFA resmi merilis jadwal lengkap FIFA ASEAN Cup 2026 pada Selasa, 8 September 2026, dan bagi penonton Indonesia isinya cukup menyenangkan.

Timnas Indonesia membuka turnamen melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dan seluruh laga fase grupnya digelar di stadion yang sama. Ini adalah edisi perdana turnamen tersebut, dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah divisi utama.

Ada beberapa hal yang membuat kompetisi ini berbeda dari yang selama ini dikenal penonton sepak bola Asia Tenggara, mulai dari formatnya yang tanpa semifinal sampai statusnya di kalender FIFA.

Jadwal Timnas Indonesia di Grup A

Indonesia menghuni Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Turnamen ini memakai dua stadion, yaitu Gelora Bung Karno di Jakarta dan Si Jalak Harupat di Bandung, sementara ketiga laga Indonesia seluruhnya dipusatkan di Jakarta.

Via IG/pssi

Laga pembuka melawan Singapura digelar Jumat, 25 September pukul 20.00 WIB. Tiga hari berselang, pada Senin, 28 September pukul 20.00 WIB, Indonesia menghadapi Malaysia. Fase grup ditutup melawan Bangladesh pada Kamis, 1 Oktober pukul 19.30 WIB.

Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Partai puncak dijadwalkan pada Senin, 5 Oktober, dengan perebutan tempat ketiga pukul 16.00 WIB dan final pukul 20.00 WIB, keduanya di Gelora Bung Karno.

Format Tanpa Babak Semifinal

Bagian ini yang paling sering membuat orang salah paham. FIFA ASEAN Cup tidak mengenal babak semifinal. Setiap tim hanya memainkan tiga laga fase grup, lalu juara Grup A langsung bertemu juara Grup B di final.

Konsekuensinya besar. Satu hasil buruk saja bisa langsung menutup peluang, karena tidak ada jalur cadangan lewat semifinal seperti di turnamen pada umumnya.

Bagi Indonesia, laga melawan Malaysia pada pertengahan fase grup berpotensi menjadi penentu. Aturan pemisah poin pun ikut menambah tekanan, karena FIFA mendahulukan hasil pertemuan langsung antartim yang bernilai sama, bukan selisih gol keseluruhan. Artinya menang atas pesaing terdekat jauh lebih berharga daripada menumpuk gol ke lawan yang lebih lemah.

Turnamen ini juga punya divisi kedua yang berjalan paralel. Divisi Tantangan diikuti enam tim, yaitu Hong Kong, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste, dan digelar di Hong Kong dengan partai puncak lebih awal, yaitu 3 Oktober. Totalnya 14 tim di dua divisi, dan FIFA sempat menyiapkan ruang sampai 16 peserta.

India Mundur demi Melawan Brasil

Salah satu perubahan terbesar sejak pengumuman awal adalah keluarnya India. Federasi sepak bola negara itu menarik diri dari turnamen karena memilih menjalani laga persahabatan melawan Brasil, yang jatuh pada 3 Oktober, tepat ketika FIFA ASEAN Cup memasuki fase akhir.

Bangladesh kemudian mengisi tempat yang ditinggalkan India di Grup A. Artinya lawan ketiga Indonesia berubah dari rencana semula, dan bagi banyak penonton nama Bangladesh terdengar asing di panggung Asia Tenggara. Perubahan ini terjadi pada pertengahan Agustus, jauh sebelum jadwal resmi diumumkan.

Kenapa Ini Bukan Piala AFF

Vietnam juarai AFF 2026.
Vietnam juarai AFF 2026. · Via aseanutdfc.com,

Perbedaan paling penting justru tidak terlihat di lapangan. FIFA ASEAN Cup diselenggarakan FIFA bersama AFF dan AFC, dan yang paling menentukan, turnamen ini masuk kalender resmi FIFA Matchday.

Status itu mewajibkan klub di seluruh dunia melepas pemainnya untuk membela tim nasional. Selama ini Piala AFF tidak berada di jendela FIFA, sehingga pemain yang berkarier di luar negeri kerap tidak bisa dipanggil. Untuk Indonesia yang punya banyak pemain di klub Eropa, perbedaan ini bisa sangat terasa.

Satu hal yang perlu diluruskan: FIFA ASEAN Cup tidak menggantikan Piala AFF. Keduanya berjalan beriringan, dengan turnamen AFF kini bernama ASEAN Hyundai Cup. PSSI sendiri belum mengumumkan daftar pemain yang akan dibawa.

Baca Juga