Volix
sportswimbledon 2026hasil wimbledon 2026jannik sinnerlinda noskovatenis

Hasil Wimbledon 2026: Sinner Pertahankan Gelar, Nosková Cetak Sejarah, dan Deretan Rekor Djokovic

Iqbal Baskari·
Hasil Wimbledon 2026: Sinner Pertahankan Gelar, Nosková Cetak Sejarah, dan Deretan Rekor Djokovic
Via IG/janniksin

Turnamen tenis paling bergengsi di dunia, Wimbledon 2026, resmi menutup tirai dengan sederet kisah menarik. Di nomor tunggal, Jannik Sinner sukses mempertahankan takhtanya, sementara Linda Nosková tampil sebagai wajah baru juara Grand Slam.

Namun di luar para juara, gelaran tahun ini juga diwarnai rentetan rekor dan dongeng yang sayang untuk dilewatkan.

Sinner Pertahankan Takhta, Nosková Cetak Sejarah

Via IG/janniksin
Via IG/lindynoskova

Di final tunggal putra, Jannik Sinner membuktikan diri sebagai raja lapangan rumput. Petenis Italia itu menundukkan Alexander Zverev dengan skor 6-7, 7-6, 6-3, 6-4, sekaligus mengamankan gelar Wimbledon dua kali beruntun. Kemenangan ini kian mengukuhkan statusnya sebagai salah satu penguasa tenis dunia saat ini.

Kejutan justru datang dari nomor tunggal putri. Linda Nosková keluar sebagai juara setelah menaklukkan sesama petenis Ceko, Karolína Muchová, dengan skor 6-2, 5-7, 6-3, di partai final yang mempertemukan dua wakil Republik Ceko. Ini menjadi gelar Grand Slam pertama bagi Nosková. Di usia 21 tahun 236 hari, ia tercatat sebagai juara Wimbledon termuda sejak Petra Kvitová pada 2011. Final sesama Ceko ini sekaligus menegaskan betapa suburnya regenerasi tenis di negara tersebut.

Rekor Djokovic yang Terus Bertambah

IG/djokernole

Meski tak lagi mengangkat trofi, Novak Djokovic tetap jadi sorotan lewat rentetan rekornya. Lewat kemenangan di babak pertama, ia melanjutkan catatan tak pernah kalah di ronde pembuka Wimbledon selama 21 tahun beruntun.

Djokovic juga menjadi pemain pertama di era Open yang mengoleksi lebih dari 80 kemenangan babak pertama di ajang Grand Slam. Tak sampai di situ, ia melewati rekor kemenangan pertandingan tunggal putra Wimbledon milik Roger Federer, dengan menyentuh angka 108. Di usia 39 tahun, Djokovic seolah belum berhenti menulis ulang buku rekor tenis dunia.

Dongeng Arthur Fery

Via IG/arthurfery

Salah satu cerita paling manis datang dari petenis tuan rumah, Arthur Fery. Berstatus wildcard alias pemain undangan, ia mampu melaju hingga babak semifinal, sebuah capaian yang jauh melampaui ekspektasi.

Prestasi itu bukan main-main. Fery menjadi wildcard kedua yang menembus semifinal Wimbledon di era Open, setelah Goran Ivanišević pada 2001. Ia juga tercatat sebagai wildcard putra asal Inggris pertama yang mencapai semifinal Grand Slam mana pun sepanjang era Open.

Kejutan dari Nomor Ganda

Nomor ganda pun tak kalah bersejarah. Di ganda putra, Harri Heliövaara dan Henry Patten menjadi juara, membuat Patten menjadi petenis Inggris pertama yang menjuarai nomor ini dua kali di era Open.

Di ganda putri, Guo Hanyu dan Kristina Mladenovic juga naik podium juara. Gelar ini terasa spesial, menjadi trofi major pertama bagi Guo sekaligus yang kesepuluh sepanjang karier Mladenovic.

Sementara itu, sejarah juga terukir di nomor ganda campuran. Marcelo Arévalo, yang berpasangan dengan Jeļena Ostapenko, menjadi petenis asal El Salvador pertama yang pernah menjuarai gelar di Wimbledon. Deretan hasil ini menegaskan bahwa Wimbledon 2026 bukan cuma milik para unggulan, tapi juga panggung bagi lahirnya sejarah-sejarah baru.

Baca Juga