Half Marathon Berlabel Emas dan Rekor Rute Baru Warnai Debut BCA di myBCA Jakarta Running Festival 2026


myBCA Jakarta Running Festival (JRF) 2026 resmi berakhir pada Minggu, 25 Oktober 2026, setelah empat hari digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Ajang yang diselenggarakan PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB) ini diikuti lebih dari 37,000 pelari dari 48 negara, naik dari sekitar 27,000 pelari tahun lalu.
Edisi ketiga ini juga menandai babak baru bagi BCA, yang untuk pertama kalinya menjadi title sponsor sekaligus sponsor kategori half marathon. Kategori tersebut tahun ini menjadi lomba lari jalan raya pertama di Indonesia yang meraih World Athletics Gold Label.
Dari presale khusus nasabah hingga paduan suara di pinggir lintasan, berikut sorotan kehadiran BCA di JRF 2026.
Sorotan BCA di myBCA Jakarta Running Festival 2026
Nama Baru di Tahun Ketiga
Setahun sebelumnya, ajang ini masih bernama wondr Jakarta Running Festival, yang digagas BNI bersama KLAB. Tahun ini, nama myBCA, aplikasi perbankan digital BCA, resmi berada di depan nama festival.
BCA mengumumkan kerja sama ini pada 17 April lewat kampanye #LangkahBersama, sekaligus mengajak peserta bertransaksi dengan myBCA, Kartu Debit BCA, dan Kartu Kredit BCA selama festival. Kategori half marathon pun berganti nama menjadi myBCA Jakarta Half Marathon.
Presale Khusus Nasabah BCA
Sebelum tiket dijual untuk umum, BCA membuka BCA Exclusive Pre-Sale pada 29 April hingga 4 Mei bagi seluruh nasabahnya.
Harga tiket race only dimulai dari Rp600,000 untuk 5K dan Junior Dash, Rp1,000,000 untuk half marathon, hingga Rp1,250,000 untuk marathon. Tersedia juga paket bundling dengan sepatu adidas Evo SL JRF 2026 Edition mulai Rp2,900,000. Pembelian dengan Kartu Kredit BCA bisa dicicil 0% hingga 12 bulan, dengan batas dua tiket per akun.
Pita Daur Ulang di Hari Pembukaan

Festival dibuka pada Kamis, 22 Oktober, di Istora Senayan. Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA Norisa Saifuddin memotong pita bersama Project Director Dickie Widjaja dan Race Director Donny Tjahyadikarta.
Pitanya terbuat dari kain daur ulang dan akan diolah menjadi running belt untuk didonasikan. Menurut Norisa, JRF juga memberi panggung bagi merek dalam negeri.
“Kita lihat ada begitu banyak tenant-tenant yang hadir, bukan hanya brand-brand internasional tapi juga brand-brand lokal,” ujarnya.
Flag-Off Bersama Ketua Umum PB PASI
Pada Sabtu, 24 Oktober, Direktur BCA Santoso dan Antonius Widodo Mulyono melepas pelari myBCA Jakarta Half Marathon bersama Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan.
Status Gold Label menuntut rute yang terukur dan tersertifikasi. “Artinya untuk seluruh pelari, baik dari elite ataupun pemula, mereka akan bisa merasakan standar yang sama dengan race kelas dunia,” kata Donny.
Juara myBCA Jakarta Half Marathon

Menurut hasil resmi World Athletics, Vincent Kipkemoi Ngetich menjuarai sektor putra dengan waktu 1:01:04, disusul Gideon Kiprotich (1:02:30) dan Bernard Wambua (1:05:05).
Di sektor putri, Margaret Chelimo Kipkemboi finis dalam 1:08:09 dan, menurut panitia, memecahkan rekor rute. Stella Chesang asal Uganda dan Naomi Chepngeno melengkapi podium.
Rikki Martin Simbolon (1:08:05) dan Odekta Naibaho (1:13:55) menjadi pelari Indonesia tercepat.
Paduan Suara Halo BCA di Pinggir Lintasan
Sepanjang rute, karyawan, petugas satpam, dan paduan suara Halo BCA menyemangati pelari lewat balon tepuk, papan pesan, yel-yel, dan nyanyian.
Di area festival, BCA menghadirkan permainan gacha dan hiburan yang terhubung dengan aplikasi myBCA, serta promo transaksi termasuk cashback bagi pengguna myBCA dan Kartu Kredit BCA.
“Kami melihat JRF ini menjadi salah satu tonggak penting untuk tumbuhnya ekosistem dan industri sport tourism,” kata Norisa.
Pemprov DKI Jakarta sendiri memperkirakan dampak ekonomi myBCA Jakarta Running Festival 2026 mencapai Rp175 miliar.






