Lagu Original Soundtrack (OST) film Na Willa berjudul Sikilku Iso Muni untuk pertama kalinya diperdengarkan secara utuh di hadapan publik dalam acara penutupan Festival Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (29/2) malam.
Momen spesial ini dibawakan oleh Prince Poetiray dan Quinn Salman, pengisi suara sekaligus penyanyi OST Jumbo, film animasi terlaris terlaris sepanjang masa di Asia Tenggara, bersama para pemeran anak film Na Willa, dalam sebuah kolaborasi hangat yang mempertemukan dua semesta cerita.
Sebelum membawakan lagu terbaru tersebut, Prince dan Quinn terlebih dahulu menyanyikan Selalu Ada di Nadimu, lagu yang telah melekat dalam perjalanan mereka bersama penonton Indonesia. Suasana panggung semakin meriah ketika keduanya kemudian memperkenalkan Sikilku Iso Muni dan menyanyikannya secara penuh untuk pertama kalinya.

Penampilan ini menjadi momen kolaboratif antara yang menyatukan dua semesta JUMBO dan Na Willa. Lagu ciptaan laleilmanino tersebut juga dinyanyikan bersama Geng Krembangan, yaitu Luisa Adreena (Na Willa), Freya Mikhayla (Farida), dan Ibrahim Arsenio (Bud).
Dengan aransemen ringan dan menyenangkan, Sikilku Iso Muni merepresentasikan sudut pandang anak yang penuh imajinasi dan rasa ingin tahu. Lagu ini menjadi bagian penting dari cara Na Willa bercerita, memperlihatkan bagaimana hal-hal sederhana dalam keseharian dapat terasa ajaib di mata anak-anak.


Prince Poetiray mengungkapkan kegembiraannya dapat terlibat dalam momen spesial tersebut dan menyampaikan dukungannya terhadap film Na Willa, yang menurutnya memiliki semangat yang mengingatkannya pada awal perjalanannya bersama JUMBO.
“Aku senang sekali bisa jadi bagian dari momen pertama kali ‘Sikilku Iso Muni’ dinyanyikan secara penuh di depan publik. Waktu ikut membawakan lagu ini bareng teman-teman Na Willa, rasanya mengingatkanku ke masa awal aku mengerjakan JUMBO dulu, sama-sama penuh semangat, keceriaan, kehangatan, dan dikerjakan dengan hati. Aku yakin Na Willa juga akan jadi film yang dekat di hati banyak orang,” ujar Prince Poetiray.
Na Willa diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo dan diproduksi oleh Visinema Studios, menghadirkan kisah keluarga sederhana dengan latar keberagaman budaya Indonesia yang hangat dan relevan lintas generasi. Film ini akan tayang pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan momen Lebaran, di bioskop seluruh Indonesia.
Baca juga: ‘Scream 7’ Dirilis, Mengundang Aksi Boikot Akibat Pemecatan Melissa Barrera.







































