Connect with us

Hi, what are you looking for?

Movies

20 Film Islami Indonesia dengan Rating Tinggi

Film Islami Indonesia
Film Islami Indonesia

Film bertema religi masih menjadi magnet tersendiri untuk penikmat film di Indonesia. Film Islami Indonesia makin banyak disukai karena ceritanya yang nggak cuma menghibur, tapi juga penuh dengan pesan moral dan spiritual. Mulai kisah inspiratif, perjuangan, sampai romansa yang penuh intrik, semuanya bisa bikin hati adem. Ini dia daftar 20 film Islami Indonesia dengan rating tinggi yang wajib banget lo tonton!

Film Islami Indonesia Terpopuler

Rindu Kami Pada-Mu (2004)

Film Islami klasik ini menceritakan tentang situasi sederhana dari ketiga tokoh anak di dalamnya. Melalui ketiga tokoh ini, penonton akan dibawa untuk menyelami persoalan hidup dan detail kehidupan yang mengajarkan tentang pentingnya berserah diri dan mencari makna hidup yang sejati.

Ayat-Ayat Cinta (2008)

Film ini bisa dibilang sebagai pelopor genre film Islami modern di Indonesia. Kisah cinta, ujian hidup, dan nilai-nilai Islam yang dibawakan bikin film ini legend banget. Film ini mengisahkan Fahri (Fedi Nuril), seorang keturunan petani yang sedang menempuh pendidikan di Al-Azhar, Mesir. Ia berpendirian kuat dan tidak pernah dekat dengan perempuan seumur hidupnya. Namun, kini ia menghadapi banyak situasi yang mengharuskannya terlibat dengan beberapa perempuan dengan latar dan karakter yang berbeda. Salah satunya adalah Aisha (Rianti Cartwright).

Ketika Cinta Bertasbih (2009)

Diadaptasi dari novel Habiburrahman El Shirazy, film ini nggak cuma menyentuh soal cinta, tapi juga perjuangan meraih impian dengan tetap berpegang teguh pada nilai agama. Dibandingkan novelnya, versi filmnya dibuat lebih melodramatis. Bikin baper abis. 

Emak Ingin Naik Haji (2009)

Kisah menyentuh tentang seorang ibu yang berjuang untuk bisa naik haji meski hidupnya penuh keterbatasan. Di adaptasi dari cerpen yang berjudul sama oleh Asma Nadia, ‘Emak Ingin Naik Haji’ berkisah tentang seorang ibu miskin yang ingin naik haji. Ia hidup bersama anaknya yang duda, Zein. Zein merasa berkewajiban untuk membantu emaknya naik haji, dengan penghasilan yang pas-pasan sebagai seorang penjual lukisan pinggir jalan.

Hafalan Shalat Delisa (2011)

Film “Hafalan Shalat Delisa”, diangkat dari sebuah novel berjudul sama, karya Tere Liye. Bercerita tentang seorang anak korban tsunami Aceh yang tetap tabah dan penuh iman meski harus kehilangan banyak hal. Film ini mengangkat banyak sisi dari peristiwa tsunami di Aceh yang bakal menggugah simpati penonton.

Negeri 5 Menara (2012)

Diangkat dari novel populer berjudul sama karya A Fuadi, Negeri 5 Menara mengisahkan seorang anak laki-laki yang bernama Alif yang bercita-cita ingin dapat kuliah di Bandung. Namun, mimpi itu harus dikubur Alif dalam-dalam karena kedua orangtuanya lebih menginginkan Alif melanjutkan pendidikannya di pesantren. Film ini memotret kisah mereka di pesantren yang berjuang meraih mimpi dengan keyakinan dan doa.

Baca Juga: Daftar Film Bioskop Tayang Desember 2024

99 Cahaya di Langit Eropa (2013)

Mengangkat cerita tentang perjalanan spiritual di Eropa, film ini mengungkapkan sisi lain dari Islam yang penuh kedamaian dan toleransi. Film ini juga merupakan adaptasi dari novel 99 Cahaya di Langit Eropa yang ditulis oleh Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Selain mengisahkan pengalaman pribadi penulis, film ini juga menggambarkan sejarah keberadaan Islam di benua Eropa.

Assalamualaikum Beijing (2014)

Film ini berkisah tentang seorang perempuan bernama Asma yang mendapat tawaran pekerjaan di Beijing sesaat setelah pernikahannya gagal. Di Beijing, Asma bertemu dengan pria Tiongkok bernama Zhong Wen. Keduanya pun akhirnya jatuh cinta karena Zhong Wen teringat sebuah legenda tentang kisah cinta Ashima, Putri dari Yunnan yang menurutnya memiliki nama yang mirip dengan Asma. 

Surga yang Tak Dirindukan (2015)

Film Islami berikutnya yang cukup ikonik adalah Surga yang Tak Dirindukan. Film ini mengangkat tema poligami dan ujian dalam rumah tangga. Nggak cuma bikin perasaan campur aduk, kisahnya juga sarat akan pelajaran hidup. Tonton juga sekuelnya, “Surga yang Tak Dirindukan 2” dan “Surga yang Tak Dirindukan 3”, ya?

Mencari Hilal (2015)

Film Islami Indonesia berikut mengisahkan tentang, Mahmud, seorang Muslim berusia 60 tahun yang sangat menjunjung tinggi prinsip agama Islam. Mahmud yang aktif sebagai seorang pendakwah, mendengar bahwa Kementerian Agama menghabiskan miliaran rupiah untuk Sidang Isbat menentukan hilal.

Mahmud lalu membantu untuk mencari hilal menggunakan cara tradisional yang dipraktikkannya saat dirinya dulu menjadi santri.

Bulan Terbelah di Langit Amerika (2015)

Film ini diadaptasi dari sebuah novel dengan judul yang sama. Film ini mengangkat kisah perjuangan seorang Muslim di Amerika yang menghadapi tantangan soal toleransi dan identitas agama, pasca peristiwa 9/11.

Ini merupakan kisah nyata dari pasangan suami istri yang tinggal di New York, Amerika Serikat yang tetap memegang teguh akidah dan berjuang sebagai kaum minoritas di kota besar. 

Tausiyah Cinta (2016)

Film Islami ini memiliki jalan cerita yang ringan tentang dua pemuda ganteng dan sholeh yang harus menghadapi berbagai masalah dalam kehidupannya. Kutipan-kutipan ayat dari Al-Quran dalam film ini juga bisa lo pakai sebagai panduan untuk menjaga hijrah dan menguatkan keimanan, saat lo tengah berada dalam pergumulan hidup.

Cahaya Cinta Pesantren (2016)

Film Islami yang satu ini menceritakan tentang tokoh Shila (Yuki Kato), seorang anak pelayan di Danau Toba. Shila berkeinginan untuk masuk ke SMA favorit, tetapi ia gagal dan berujung bersekolah di pesantren Al-Amanah. Di situ, Shila berteman dengan seorang santri lain yang juga merasa tak betah di pondok pesantren tersebut. Hingga akhirnya, sebuah kejadian membuat Shila memahami makna menjadi seorang santri yang baik.

212: The Power of Love (2018)

Mengangkat kisah nyata dari Aksi 212, film ini bercerita tentang seorang jurnalis bernama Rahmat, yang berprinsip bahwa Islam seharusnya tidak anarkis ataupun menyerang minoritas. Hal inilah yang menjadi konflik awal, karena Rahmat dinilai tidak membela agamanya sendiri.

Assalamualaikum Calon Imam (2018)

Fim bertema romansa ini mengisahkan seorang perempuan bernama Nafisya yang tidak percaya pada laki-laki. Suatu hari, Fisya tidak sengaja bertemu dengan seorang laki-laki di sebuah kecelakaan. Setelah itu, mereka terus bersama bagaikan takdir.

The Santri (2019)

Film ini mengangkat nilai-nilai kaum santri, kehidupan di pesantren modern, dan pembelajaran di pondok pesantren yang mengutamakan kesederhanaan, toleransi dan cinta Tanah Air. Meski penuh dengan kisah inspiratif tentang keberagaman dan toleransi, fim ini sempat menuai kontroversi dan mendapatkan kritikan pedas. Pasalnya, beberapa adegan di dalamnya, dianggap tidak sesuai dengan kehidupan pesantren yang sebenarnya.

Hayya: The Power of Love 2 (2019)

Film ini merupakan sekuel dari 212: The Power of Love bercerita tentang perjuangan cinta dan kemanusiaan. Film ini mengisahkan tentang kehidupan para relawan di Palestina yang akhirnya mempertemukannya dengan seorang anak yatim piatu korban konflik Palestina bernama Hayya.

99 Nama Cinta (2019)

Kisah romansa ini menceritakan tentang Talia, seorang presenter sukses yang membawakan program gosip di televisi. Suatu hari, kehidupannya berubah saat ia bertemu dengan Kiblat, seorang ustadz yang ingin mengajarkan Islam padanya. Seiring waktu, Talia mulai merasakan cinta pada Kiblat, tetapi semua menjadi kacau saat ia mendengar Kiblat akan dijodohkan dengan seorang guru di pesantren milik keluarga Kiblat.

Ajari Aku Islam (2019)

Film ini mengisahkan tentang Kenny, seorang pria Medan berdarah campuran Tiongkok, dan Fidya, perempuan Batak Melayu yang merupakan seorang Muslim. Mereka berdua saling jatuh cinta, namun terhalang perbedaan agama, budaya, dan restu orang tua. 

Pesantren (2022)

Film dokumenter ini memberi gambaran detail tentang kehidupan para santri di sebuah pesantren tradisional Pondok Kebon Jambu Al-Islamy, Cirebon, Jawa Barat. Film ini menyajikan  kehidupan sehari-hari para santri, yang dididik untuk hidup dengan berpedoman agama Islam.

Baca Juga: 20 Film Baru Terbaik di 2024 yang Wajib Ditonton

Click to comment
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments