Volix
Musicwhisnu santikamap of feelings

Whisnu Santika Rilis Album Pertama, "Map Of Feelings"

Siva Ashila·
Whisnu Santika Rilis Album Pertama, "Map Of Feelings"

Whisnu Santika resmi merilis album debutnya, Map Of Feelings. Album ini menandai perubahan cara sang musisi berkomunikasi dengan pendengarnya, dari yang selama ini mengandalkan dentuman beat menjadi cerita yang disampaikan lewat lirik.

Selama bertahun-tahun, musik elektronik menjadi bahasa utama Whisnu untuk mengajak orang bergerak, berpesta, dan merasakan energi di setiap produksinya. Lewat Map Of Feelings, ia memilih membuka sisi lain dirinya.

"Jadi emang berbeda-beda kan setiap lagu yang ada di albumku ini. Tapi semuanya terhubung dalam satu perjalanan, yaitu sebuah peta perasaan," ujar Whisnu. Ia menyebut sebagian besar isi album berangkat dari pengalaman pribadinya. "Mostly cerita dalam ini 90 persen adalah cerita pribadiku sendiri yang mungkin relate sama banyak orang juga."

Sisi lain dari whisnu santika

Whisnu menegaskan perubahan ini bukan berarti ia meninggalkan identitasnya sebagai DJ. "Aku tidak pindah DJ ke lain, aku hanya menunjukkan sisi lain dari seorang musisi DJ," katanya. Ia mulai menekuni dunia DJ sejak 2012, sampai akhirnya merasa perlu membuat sesuatu yang baru.

Ide album ini bermula dari obrolan santai di sebuah festival di Surabaya pada Agustus tahun lalu, saat Whisnu bertemu Ari Lesmana. "Aku curhat sama Ari kayak, wah, aku kayaknya lagi stuck nih, lagi butuh sesuatu hal yang baru, dan aku kayaknya kepikiran buat bikin album. Tapi semuanya bahasa Indonesia dan aku pengen nunjukin sisi lain dari diriku sendiri," ceritanya.

Dari obrolan itu, Whisnu dipertemukan dengan Lava. Materi album mulai digarap serius pada akhir Desember, dan secara teknis proses produksinya memakan waktu sekitar enam hingga tujuh bulan sampai seluruh materi rampung.

whisnu santika gandeng 9 kolaborator

Left to Right: Nuca, Maul Ibrahim (Perunggu), Fanny Soegi, Tiara Andini
Left to Right: Nuca, Maul Ibrahim (Perunggu), Fanny Soegi, Tiara Andini · 📸 via SA

Untuk menerjemahkan cerita dalam album, Whisnu menggandeng sembilan kolaborator dari berbagai latar musik, yaitu Ari Lesmana, Enau, Judika, Ifan Seventeen, Nuca, Rossa, Maul Ibrahim (Perunggu), dan Fanny Soegi. Masing-masing membawa karakter vokal, perspektif, dan pengalaman berbeda ke dalam dunia musik Whisnu.

Kolaborasi lintas genre ini menjadi bagian penting dari konsep Map Of Feelings. Whisnu tidak lagi melihat dance music sebagai sesuatu yang harus dibatasi definisi genre. Baginya, musik adalah bahasa yang bisa bergerak ke mana saja selama mampu menyampaikan sesuatu.

Sebagai pelengkap album debutnya, Whisnu juga akan merilis Bonus Track bersama Tiara Andini pada 11 September 2026. Bonus Track ini menjadi penutup dari rangkaian cerita yang hadir dalam album.

Left to Right: Ari Lesmana, eńau, Judika
Left to Right: Ari Lesmana, eńau, Judika · 📸 via SA

Lewat Map Of Feelings, Whisnu ingin menunjukkan bahwa dance music tidak harus selalu berbicara tentang klub, festival, atau lantai dansa. Musik jenis ini juga bisa menjadi ruang untuk bercerita tentang manusia, hubungan, dan perasaan sehari-hari.

Album Map Of Feelings kini sudah dapat didengarkan di seluruh digital streaming platform.

Baca Juga