Volix
Entertainmentclayfacedc studiosbatmanmatt hagentom rhys harriesfilm horor

Wajah-Wajah Clayface Sepanjang Sejarah DC: Dari Aktor Horor yang Terlupakan hingga Monster Lumpur

Iqbal Baskari·
Wajah-Wajah Clayface Sepanjang Sejarah DC: Dari Aktor Horor yang Terlupakan hingga Monster Lumpur (1)Wajah-Wajah Clayface Sepanjang Sejarah DC: Dari Aktor Horor yang Terlupakan hingga Monster Lumpur (2)
Via DC

Film Clayface dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 21 Oktober 2026, dua hari lebih awal dari Amerika Serikat. Disutradarai James Watkins dengan naskah dari Mike Flanagan dan Hossein Amini, film horor ini menjadi film ketiga dalam semesta DC Universe (DCU) garapan DC Studios.

Tom Rhys Harries memerankan Matt Hagen, aktor yang tubuhnya berubah menjadi tanah liat hidup. Namun, Clayface sebenarnya bukan nama satu orang. Sejak pertama muncul di komik pada 1940, alias ini sudah dipakai sejumlah karakter berbeda, dan hampir semuanya menjadi musuh Batman.

Berikut sinopsis filmnya serta profil dan sejarah panjang sang pengubah wujud di katalog DC:

Sinopsis Clayface

Matt Hagen (Tom Rhys Harries) adalah anak jalanan Gotham yang berhasil menjadi bintang Hollywood yang sedang naik daun. Kariernya mendadak runtuh ketika seorang bos kejahatan lokal membuat wajahnya rusak parah, dan orang-orang di sekitarnya pun meninggalkannya.

Putus asa, Matt mendaftar sebagai subjek uji coba pengobatan eksperimental dari ilmuwan Dr. Caitlyn Corr (Naomi Ackie). Pengobatan itu berhasil mengembalikan wajahnya, namun memicu efek samping fisik dan psikologis yang mengerikan, karena tubuhnya perlahan berubah menjadi tanah liat dan kewarasannya mulai terkikis.

Clayface menjadi proyek DC berikutnya setelah berakhirnya musim pertama Lanterns di HBO MAX. Kejadian film ini dipastikan berlangsung di dunia yang sama dengan Lanterns dan proyek lain di DCU.

KARAKTER KOMIK yang Pernah JADI Clayface

Basil Karlo
Basil Karlo · Via DC
Matt Hagen
Matt Hagen · Via DC

Basil Karlo

Clayface pertama diciptakan Bill Finger dan Bob Kane dalam Detective Comics #40 edisi Juni 1940. Karlo adalah aktor kelas B yang kehilangan akal ketika film horor yang pernah ia bintangi dibuat ulang tanpa dirinya. Ia lalu mengenakan kostum Clayface, penjahat yang pernah ia perankan, dan membunuh para aktor sesuai urutan kematian dalam film.

Awalnya Karlo tidak punya kekuatan super. Kane mengaku terinspirasi Lon Chaney dalam The Phantom of the Opera (1925), sementara namanya diambil dari Boris Karloff dan Basil Rathbone.

Matt Hagen

Versi yang diangkat ke layar lebar ini muncul pertama kali dalam Detective Comics #298 edisi Desember 1961, karya Bill Finger dan Sheldon Moldoff.

Di komik, Hagen adalah pemburu harta karun yang tercebur ke kolam protoplasma radioaktif di sebuah gua. Ia pun bisa mengubah wujud dan meniru suara siapa saja, namun harus kembali ke kolam itu setiap 48 jam agar kekuatannya tidak hilang. Hagen menyandang nama Clayface selama beberapa dekade.

Preston Payne dan Sondra Fuller

Pada akhir 1970-an, ilmuwan Preston Payne menjadi Clayface ketiga setelah memakai darah Hagen untuk mengobati penyakitnya, lalu justru memiliki sentuhan yang bisa melelehkan manusia.

Sondra Fuller kemudian menjadi Clayface keempat, dikenal juga sebagai Lady Clay. Bersama Karlo dan Payne, ia membentuk kelompok Mud Pack, dan dari hubungan Payne dan Fuller lahir Cassius "Clay" Payne yang juga mewarisi kekuatan mengubah wujud.

Dari Musuh Menjadi Sekutu

Sisi tragis Clayface makin ditonjolkan dalam era DC Rebirth pada 2016. Basil Karlo dikisahkan ulang sebagai aktor tampan yang wajahnya rusak akibat kecelakaan, lalu ketergantungan pada bahan kimia rias bernama Re-Nu hingga tubuhnya berubah menjadi tanah liat.

Menariknya, Batman menilai Karlo lebih butuh pengobatan daripada penjara, lalu mengajaknya bergabung dengan timnya bersama Batwoman, Nightwing, Orphan, dan Spoiler. Arc ini memperlihatkan sisi Clayface yang jauh lebih manusiawi.

Clayface di Layar

Batman: The Animated Series (1992)
Batman: The Animated Series (1992) · Via DC
Creature Commandos (2024)
Creature Commandos (2024) · Via DC

Versi paling ikonis di luar komik muncul dalam dua episode Batman: The Animated Series berjudul "Feat of Clay" (1992), dengan Ron Perlman sebagai pengisi suara. Episode itulah yang membuat Mike Flanagan ingin membuat film Clayface sebagai horor, thriller, sekaligus tragedi.

Selebihnya, karakter ini juga pernah tampil di serial Gotham, serta disuarakan Alan Tudyk dalam Harley Quinn dan Creature Commandos.

Produser DC Studios, Peter Safran, menyebut film Clayface tidak akan bernada konyol dan lebih dekat dengan film horor The Fly (1986). Di Indonesia sendiri, film ini mendapat rating 17+.

Baca Juga