Rencana Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Bonus, Laga November, dan Jalan Menuju Piala Asia 2027

Euforia di Gelora Bung Karno belum sepenuhnya reda, namun arah timnas Indonesia sudah ditetapkan. Hanya beberapa hari setelah mengalahkan Thailand 4-2 lewat adu penalti di final FIFA ASEAN Cup 2026 pada Senin, 5 Oktober 2026, PSSI dan pelatih John Herdman kompak menyebut gelar ini sebagai pijakan, bukan garis akhir.
Target terdekatnya adalah Piala Asia 2027 di Arab Saudi, tempat Indonesia sudah ditunggu Jepang, Qatar, dan Thailand. Di sela evaluasi, urusan bonus dan hadiah juga mulai dibicarakan.
Berikut recap apa yang terjadi setelah malam juara, plus rencana timnas ke depan:
Bonus, Hadiah, dan Poin Ranking
Presiden Prabowo Subianto, yang menyaksikan final langsung di GBK, menyerahkan urusan bonus pemain kepada Erick Thohir, Ketua Umum PSSI yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga. “Ya, itu diatur oleh Ketua Umum PSSI, ya,” kata Prabowo. Erick kemudian memastikan ada bonus tambahan dari Presiden, meski nominalnya belum diumumkan.
Dari penyelenggara, juara FIFA ASEAN Cup berhak atas hadiah 650,000 dolar AS atau sekitar Rp11,6 miliar, ditambah uang partisipasi 125,000 dolar AS untuk setiap peserta.
Dampaknya di ranking FIFA justru tidak sebesar yang dibayangkan. Kemenangan atas Thailand hanya menambah 3,35 poin, karena dalam sistem FIFA kemenangan lewat adu penalti tidak dihitung sama dengan kemenangan di waktu normal. Indonesia kini berada di peringkat ke-117 dunia.
Herdman: Pencapaian Terbaik dalam Karier
Bagi Herdman, yang ditunjuk PSSI pada Januari, gelar ini datang hanya sembilan bulan setelah ia mulai bertugas. Ia bahkan menempatkannya di atas keberhasilan membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, momen yang menurutnya sulit dirayakan karena saudara perempuannya meninggal dunia tiga pekan setelahnya.

“Untuk saat ini, (menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026) merupakan pencapaian terbaik saya di sepak bola,” kata Herdman.
Meski begitu, sejumlah catatan muncul dari final. Pengamat sepak bola Weshley Hutagalung menyoroti kondisi fisik pemain yang menurun setelah satu jam laga dan kalah dalam hal kedalaman skuad. “Thailand unggul kedalaman skuad,” kata Weshley.
Rencana Terdekat: Dua Laga Uji Coba November
Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua laga uji coba pada FIFA Matchday November. Lawannya belum diumumkan, meski Herdman menyebut keduanya sebagai laga besar.
“Tujuannya adalah mendapatkan lebih banyak pengalaman turnamen bersama kelompok ini dan lebih banyak waktu bersama pemain inti,” katanya.
Komposisi skuad juga akan bergeser. Herdman menyebut Mees Hilgers, Miliano Jonathans, dan Marselino Ferdinan di antara pilihan yang ia miliki, sekaligus mengaku masih memantau pemain lain.
“Saya pikir kami akan menyambut beberapa pemain baru dalam enam bulan ke depan, termasuk pemain yang belum pernah bekerja sama dengan saya dan pemain yang akan kembali setelah cedera,” ujarnya.
Target Besar: Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030
Piala Asia 2027 digelar di Arab Saudi pada 7 Januari sampai 5 Februari 2027 dan diikuti 24 tim. Di Grup F, Indonesia akan menghadapi Jepang di Jeddah pada 11 Januari, Qatar di Al Khobar pada 16 Januari, lalu Thailand di Jeddah pada 20 Januari, yang berarti ulangan final FIFA ASEAN Cup. Dua tim teratas tiap grup dan empat peringkat ketiga terbaik akan lolos ke babak 16 besar, jalur yang pernah dipakai Indonesia pada edisi 2023.
Erick mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah sebelum turnamen itu. “Titik-titik kelemahan yang mungkin harus kita perbaiki untuk persiapan Piala Asia,” kata Erick, yang juga menyebut gelar ini sebagai pelajaran menuju Piala Dunia.
Target jangka panjang timnas Indonesia di bawah Herdman memang lolos ke Piala Dunia 2030, sementara sejumlah laporan media menyebut perempat final Piala Asia 2027 sebagai salah satu target dalam kontraknya, meski PSSI tidak pernah merinci isi kontrak tersebut.





