Piala Dunia 2026 di Depan Mata: Format Baru, Laga Terakhir, hingga Posisi Indonesia

Hitungan mundur menuju pesta sepak bola terbesar di dunia benar-benar sudah dimulai. Piala Dunia 2026 akan resmi bergulir pada 11 Juni 2026, dan edisi kali ini digadang-gadang sebagai yang paling bersejarah sepanjang penyelenggaraan turnamen empat tahunan tersebut. Untuk pertama kalinya, Piala Dunia diikuti 48 negara sekaligus digelar di tiga negara tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sebelum kamu begadang demi menonton setiap laga, berikut rangkuman lengkap mulai dari format baru, daftar unggulan, bintang yang wajib ditonton, jadwal, hingga sudut pandang Indonesia.
Format Baru: 48 Tim, 12 Grup, dan 104 Pertandingan

Perubahan paling mencolok pada edisi ini adalah bertambahnya jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim. Ke-48 negara tersebut dibagi ke dalam 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Dua tim teratas dari setiap grup, ditambah delapan tim peringkat ketiga terbaik, akan melaju ke babak 32 besar.
Konsekuensinya, total pertandingan ikut melonjak menjadi 104 laga, hampir dua kali lipat dibanding format lama yang hanya 64 pertandingan. Seluruh rangkaian itu akan berlangsung selama 39 hari di 16 kota, dengan Amerika Serikat mendominasi jumlah venue.
Secara skala, edisi 2026 diproyeksikan menjadi yang terbesar dan paling kompleks secara logistik dalam sejarah turnamen. Di sisi lain, penambahan slot untuk berbagai konfederasi, termasuk Asia dan Afrika, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara nontradisional untuk tampil dan berpotensi menghadirkan kejutan di fase gugur.
Unggulan, Kuda Hitam, hingga Para Debutan
Meski juara sejati baru akan ditentukan di lapangan, sejumlah nama sudah masuk radar unggulan berdasarkan peringkat FIFA dan kedalaman skuad. Brasil, Prancis, Spanyol, Inggris, Jerman, Portugal, dan Belanda diprediksi menjadi kandidat kuat peraih trofi.
Di atas semua itu ada Argentina yang datang dengan status juara bertahan. Tim asuhan Lionel Scaloni tersebut memikul beban besar untuk mempertahankan gelar yang mereka raih pada edisi sebelumnya. Namun sejarah Piala Dunia selalu menyisakan ruang bagi kejutan. Sejumlah tim seperti Maroko, Jepang, Senegal, Uruguay, dan Kolombia berpotensi menjadi kuda hitam yang mengganggu dominasi tim-tim besar.
Edisi ini juga menjadi panggung bersejarah bagi Uzbekistan dan Yordania, dua negara yang untuk pertama kalinya lolos ke putaran final Piala Dunia. Sebaliknya, fase kualifikasi sempat diwarnai kejutan besar ketika Italia tersingkir di tangan Bosnia dan Herzegovina lewat adu penalti, sementara tiket terakhir akhirnya jatuh ke tangan Irak.
Bintang yang Wajib Ditonton


Daya tarik terbesar Piala Dunia 2026 boleh jadi terletak pada kemungkinan ini menjadi panggung perpisahan dua ikon sepak bola modern. Turnamen kali ini diprediksi menjadi Piala Dunia terakhir bagi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Messi, yang membawa Argentina menjadi juara pada edisi sebelumnya, masih diharapkan tampil dan berpeluang menutup kariernya di Piala Dunia sambil mencoba mempertahankan gelar. Di sisi lain, Ronaldo bersama Portugal akan berusaha mengakhiri perjalanan panjangnya di pentas dunia dengan capaian terbaik.
Selain dua nama legendaris itu, panggung juga akan menjadi milik generasi baru bintang muda dari tim-tim unggulan yang siap mencuri perhatian dan melanjutkan estafet sebagai wajah baru sepak bola dunia. Pertarungan antara pengalaman dan darah muda inilah yang membuat edisi 2026 layak ditunggu.
Jadwal dan Cara Nonton dari Indonesia
Piala Dunia 2026 berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang. Laga pembuka mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Mexico City, stadion bersejarah yang pernah menjadi panggung final Piala Dunia 1970 dan 1986. Sementara itu, partai puncak akan dimainkan di MetLife Stadium, New Jersey, yang selama turnamen menggunakan nama resmi dari FIFA. Sebagai gambaran besarnya turnamen ini, harga tiket partai final bahkan dilaporkan menembus Rp186 juta untuk kategori termahal.
Kabar baik untuk penggemar di tanah air: seluruh 104 pertandingan dapat disaksikan secara gratis. TVRI menjadi pemegang hak siar eksklusif Piala Dunia 2026 di Indonesia dan akan menayangkan semua laga melalui dua kanal, yaitu TVRI Nasional dan TVRI Sport. Bagi pemilik televisi analog, kamu perlu menggunakan perangkat Set Top Box (STB) untuk menangkap siaran digital TVRI. Selain lewat televisi, seluruh pertandingan juga tersedia melalui live streaming di Fola Play, mitra layanan OTT resmi TVRI.
Satu hal yang perlu disiapkan adalah jam tidur. Karena selisih waktu Indonesia dengan tiga negara tuan rumah mencapai sekitar 11 hingga 12 jam, banyak laga harus disaksikan pada dini hari, dengan rentang jam tayang mulai pukul 23.00, 00.00, 01.00, hingga 11.00 WIB. Laga pembuka sendiri dapat kamu saksikan sekitar pukul 02.00 WIB pada 12 Juni.
Bagi yang ingin menggelar nonton bareng di ruang publik, perlu diingat bahwa penyelenggara wajib mendaftar resmi ke TVRI paling lambat 45 hari sebelum laga perdana.
Sudut Indonesia: Mimpi yang Tertunda ke 2030

Sayangnya, pesta akbar ini harus dinikmati masyarakat Indonesia tanpa kehadiran Timnas Garuda. Indonesia tidak lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Meski begitu, perjalanan skuad Garuda pada kualifikasi kali ini tetap mencatatkan sejarah karena untuk pertama kalinya mampu menembus putaran keempat zona Asia. Di putaran tersebut, Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak, dengan seluruh laga dipusatkan di King Abdullah Sports City, Jeddah. Anak asuh Patrick Kluivert sempat memberikan perlawanan, tetapi takluk 2-3 dari Arab Saudi pada laga pertama, lalu kalah 0-1 dari Irak pada laga penentu yang berlangsung 12 Oktober 2025. Hasil itu membuat Indonesia menutup putaran keempat di posisi juru kunci tanpa poin, sementara Arab Saudi dan Qatar lolos langsung ke putaran final.
Kegagalan ini memang terasa pahit, tetapi fondasi yang dibangun lewat skuad bertabur pemain naturalisasi menjadi modal berharga. Kini, harapan masyarakat sepak bola Indonesia diarahkan ke target berikutnya, yaitu Piala Dunia 2030.
Dengan format yang lebih besar, jumlah laga yang lebih banyak, dan sederet narasi menarik di dalamnya, Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi salah satu edisi paling seru sepanjang sejarah. Meski Timnas Indonesia belum bisa ikut serta, ada begitu banyak alasan untuk tetap mengikuti turnamen ini, mulai dari perpisahan para legenda hingga kejutan dari tim-tim kuda hitam. Jadi, siapkan jadwal begadangmu, karena pesta sepak bola sedunia siap dimulai.
Baca juga: PSG Pertahankan Gelar Liga Champions Usai Tekuk Arsenal Lewat Drama Adu Penalti.



