MotoGP Mandalika 2026: Kutukan Akhirnya Patah untuk Marc Marquez, namun Aprilia yang Berpesta di Hari Minggu


Marc Marquez akhirnya bisa pulang dari Lombok dengan senyum, meski tidak sepenuhnya. Di MotoGP Mandalika 2026, seri ke-17 dari 22 yang berlangsung pada 9 sampai 11 Oktober 2026, pembalap Ducati itu meraih kemenangan pertamanya di Pertamina Mandalika International Circuit lewat Sprint, lalu untuk pertama kalinya finis di balapan utama.
Namun, hari Minggu menjadi milik Aprilia. Marco Bezzecchi menang, Aprilia menyapu empat besar, dan Jorge Martin merebut kembali puncak klasemen dengan selisih hanya dua poin.
Di kelas lain, Maximo Quiles mengunci gelar juara dunia Moto3, sementara Izan Guevara memenangi Moto2.
Sprint: Kemenangan Pertama Marquez di Mandalika
Drama MotoGP Mandalika sudah dimulai di tikungan pertama Sprint hari Sabtu. Raul Fernandez, yang merebut pole position dengan catatan 1 menit 28,852 detik, dan Marco Bezzecchi terjatuh setelah dua Aprilia itu bersenggolan.

Martin kemudian memimpin hingga lap kesembilan, sebelum melambat karena masalah dan membiarkan Marquez lewat. Marquez menang di depan Ai Ogura dan Fabio Di Giannantonio, sekaligus mencatat kemenangan Sprint kedelapannya musim ini. Hasil itu sempat membawanya ke puncak klasemen sementara.
“Target saya di Sprint ini adalah tidak kehilangan terlalu banyak poin dari Martin,” kata Marquez.
Balapan Utama: Aprilia Sapu Empat Besar
Fernandez tetap turun dari pole position pada hari Minggu, meski jarinya retak akibat insiden Sprint. Ia sempat disalip di tikungan pertama, merebut kembali posisi terdepan, dan memimpin hingga lap-lap terakhir sebelum Bezzecchi melewatinya. Bezzecchi menang dengan keunggulan 4,260 detik atas Fernandez, sementara Martin bangkit dari posisi keenam di lap pertama untuk naik podium ketiga.

Ogura melengkapi pesta Aprilia di posisi keempat setelah menyalip Marquez dan Pedro Acosta di akhir lomba. Crash.net menyebutnya hari yang bersejarah bagi Aprilia. Francesco Bagnaia gagal finis.
Marquez: Finis Perdana, Takhta Lepas Lagi
Sebelum akhir pekan, Mandalika adalah sirkuit yang paling sulit bagi Marquez. “Saya belum pernah menyelesaikan balapan di Indonesia,” kata Marquez menjelang seri ini.
Kali ini, ia menghabiskan sebagian besar lomba berduel dengan Acosta untuk posisi keempat dan akhirnya finis keenam, tertinggal 10,778 detik dari Bezzecchi. Acosta mengaku bermasalah dengan tekanan ban, sementara Marquez menyebut kondisinya baik-baik saja.
Hasil itu membuat puncak klasemen kembali berpindah tangan. Martin kini mengoleksi 355 poin, unggul tipis atas Marquez dengan 353 poin, sementara Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan 309 poin. Dengan lima seri tersisa setelah MotoGP Mandalika, perebutan gelar musim ini masih terbuka lebar.
Quiles Juara Dunia, Veda Ega Finis Keenam
Di Moto3, Maximo Quiles menang dari posisi start keenam dan memastikan gelar juara dunia dengan lima seri tersisa. Itu kemenangan kesepuluhnya musim ini, menyamai rekor Joan Mir pada 2017 dan Marc Marquez pada 2010.
David Almansa finis kedua dan Brian Uriarte ketiga. Quiles kini mengoleksi 351 poin, unggul 132 poin atas Almansa. Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama finis di posisi keenam.
Di Moto2, Izan Guevara menang dalam balapan yang dimulai ulang dan dipangkas menjadi 14 lap setelah bendera merah akibat kecelakaan beruntun di lap pertama. Kemenangan itu memangkas jarak Guevara, yang akan naik ke MotoGP bersama Prima Pramac Yamaha pada 2027, menjadi 5,5 poin dari pemimpin klasemen Manuel Gonzalez. Mario Aji finis di luar zona poin.



