Volix
musiclalala festival 2026lalala festfestival musik jakartalalala fest manilafestival musik 2026

LaLaLa Festival 2026 Rayakan Satu Dekade dengan Ekspansi Perdana ke Dua Negara

Iqbal Baskari·
LaLaLa Festival 2026 Rayakan Satu Dekade dengan Ekspansi Perdana ke Dua Negara
Via Lalala Fest

Salah satu festival musik paling relevan di Asia Tenggara kembali hadir tahun ini dengan gebrakan besar. Memasuki usianya yang ke-10, LaLaLa Festival 2026 tidak hanya menggelar perayaan di Indonesia, tetapi untuk pertama kalinya juga melebarkan sayap ke Filipina.

Ekspansi lintas negara ini menjadi babak baru bagi festival yang lahir dari sebuah hutan di Bandung tersebut.

Dari Hutan Cikole ke Dua Ibu Kota

Perjalanan LaLaLa Festival dimulai pada 2016 di Cikole, Bandung, dengan identitas kuat sebagai festival musik bernuansa hutan. Pada 2024, festival ini pindah ke Jakarta dan memadukan nuansa alam dengan lanskap urban. Kini, langkahnya semakin jauh dengan menyapa panggung regional.

Via Lalala Fest

Tahun ini, LaLaLa Festival digelar di dua negara secara berurutan. Edisi perdana Manila hadir lebih dulu pada 21 Agustus 2026 di World Trade Center, disusul edisi Jakarta pada 22-23 Agustus di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran. Ekspansi ini sejalan dengan pertumbuhan audiensnya, di mana sekitar 20% penonton LaLaLa berasal dari mancanegara, mulai dari Australia, Singapura, Malaysia, China, hingga Taiwan.

Lineup Lintas Generasi dan Genre

Sebagai festival yang dikenal sebagai melting pot lintas genre, LaLaLa Festival kembali meracik lineup yang beragam. Di Jakarta, deretan nama besar seperti The Flaming Lips, Steve Lacy, dan Two Door Cinema Club siap tampil. Salah satu momen yang paling dinanti adalah penampilan perpisahan dari Kodaline.

Via Spotify/Kodaline

Sementara itu, edisi Manila turut menghadirkan Steve Lacy dan Two Door Cinema Club sebagai benang merah, ditambah FLO dan Dermot Kennedy. Menariknya, panggung Manila juga menampilkan penyanyi Indonesia Isyana Sarasvati serta bintang lokal Filipina seperti Ben&Ben, menegaskan semangat pertemuan lintas negara yang diusung festival ini.

Naik Kelas Menjadi Empat Panggung

Salah satu peningkatan paling nyata tahun ini ada pada skala penyelenggaraan. LaLaLa Festival menambah jumlah panggung dari tiga menjadi empat. Penambahan ini dirancang untuk memberi ruang lebih luas bagi eksplorasi musik sekaligus menghadirkan pengalaman menonton yang lebih dinamis sepanjang hari.

Setiap panggung dijanjikan membawa karakter dan suasananya masing-masing, sehingga penonton bisa merasakan perjalanan festival yang lebih kaya dari satu titik ke titik lain.

Bukan Sekadar PERAYAAN Musik

Di luar musik, LaLaLa Festival memang selalu identik dengan instalasi dan elemen visual yang berganti setiap tahun. Mengusung konsep "Urban Sanctuary Meets Forest Fantasy", festival ini menghadirkan beragam area interaktif seperti water fountain, tunnel, photobooth, wall of fame, hingga perosotan LaLaLa yang jadi ciri khasnya.

Tahun ini, pengalaman itu makin lengkap dengan kehadiran chill-out area yang dilengkapi visual mapping. Area ini disiapkan sebagai ruang untuk beristirahat sekaligus menikmati pengalaman visual yang lebih imersif, di samping deretan pilihan kuliner di area F&B.

Komitmen pada Format Konser Penuh

Satu hal yang membedakan LaLaLa dari banyak festival lain adalah komitmennya pada kualitas penampilan. Alih-alih menyuguhkan set singkat lima hingga tujuh lagu, para artis akan membawakan setlist dengan format konser seperti biasa. Dengan begitu, penonton bisa menikmati pengalaman yang lebih utuh dari setiap penampil.

Soal harga, festival ini tetap berupaya menjaga tiket agar terjangkau lintas usia. Untuk edisi Jakarta, tiket 2-Day Pass dibanderol mulai dari Rp1,250,000 untuk kategori Early Entry hingga Rp2,700,000 untuk VIP pada masa presale.

Informasi lengkap soal jadwal, lineup, dan tiket dapat diakses melalui lalalafest.com serta akun Instagram resmi festival.

Via Lalala Fest

Baca Juga