Volix
tvhouse of the dragonhouse of the dragon season 3finale house of the dragonhouse of the dragon season 4game of thrones

Finale House of the Dragon Season 3 Penuh Kejutan, Ini Momen Menarik dan Nasib Serialnya

Iqbal Baskari·
Finale House of the Dragon Season 3 Penuh Kejutan, Ini Momen Menarik dan Nasib Serialnya
Via HBO

Salah satu serial fantasi terbesar di dunia baru saja menutup babak terbarunya. House of the Dragon resmi mengakhiri musim ketiganya dengan sebuah episode finale yang megah sekaligus tragis.

Ditayangkan pada 9 Agustus 2026, episode pamungkas ini menyuguhkan perpaduan antara pertempuran berskala masif dan drama emosional yang memilukan. Sesuai reputasinya, serial garapan HBO ini kembali membuat penonton terguncang lewat sejumlah kejutan besar.

Lantas, apa saja momen paling menarik dari finale House of the Dragon musim ketiga, dan apa yang menanti serial ini ke depan? Berikut ulasan lengkapnya. (Peringatan: mengandung spoiler.)

Finale Berdarah di Tumbleton

Episode kedelapan yang menjadi penutup musim ini berdurasi sekitar 70 menit dan mengambil tajuk “The Treasons at Tumbleton”. Sesuai judulnya, sebagian besar konflik berpusat pada Pertempuran Tumbleton yang berlangsung brutal.

Via HBO

Pertempuran tersebut praktis meluluhlantakkan kota dan menelan ribuan korban jiwa, baik dari kubu Hitam, kubu Hijau, maupun warga sipil. Salah satu tokoh penting, Ormund Hightower, tewas dalam pertempuran ini sekaligus mengakhiri ambisinya. Kehancuran di Tumbleton pun menjadi penanda bahwa perang saudara ini telah mencapai titik paling kelam. Skala kehancuran dan efek visualnya menjadikan episode ini salah satu yang paling megah sepanjang serial.

Momen Paling Menarik dari Finale

Selain pertempuran besar, ada beberapa momen krusial yang membuat finale ini begitu diperbincangkan:

Kembalinya Aegon dan Sunfyre

Episode dibuka dengan kabar mengejutkan bahwa Aegon Targaryen beserta naganya, Sunfyre, ternyata masih hidup. Kabar ini membuat Rhaenyra gusar dan langsung memerintahkan Daemon untuk merebut Tumbleton dengan segala cara. Kembalinya sang raja dari kubu Hijau ini sekaligus mengubah peta kekuatan dalam perang.

Kematian Tragis Helaena

Nasib pilu menimpa Putri Helaena Targaryen yang tengah mengandung. Setelah lama dikurung, ia akhirnya memilih mengakhiri hidupnya. Sebelumnya, ia sempat merampungkan sebuah permadani yang menggambarkan Rhaenyra di atas Iron Throne dengan darah mengalir dari mahkotanya, sebuah pertanda yang menyeramkan. Kepergiannya pun menjadi salah satu momen paling emosional sepanjang musim ini.

Rhaenyra Kian Menuju Tirani

Sepanjang episode, Rhaenyra digambarkan semakin jauh melangkah menuju kekuasaan yang otoriter. Ia bahkan mencopot dan mengusir kepala mata-matanya, Mysaria, serta lebih memilih kekuatan brutal Daemon ketimbang nasihat yang lebih bijak. Keputusan itu menandai transformasi karakternya yang semakin gelap dan haus akan kekuasaan.

Musim Keempat Jadi Penutup

Kabar penting bagi para penggemar, House of the Dragon dipastikan akan berlanjut ke musim keempat. Namun, showrunner Ryan Condal menegaskan bahwa musim keempat ini sekaligus akan menjadi musim pamungkas yang menutup keseluruhan kisah.

Musim final tersebut direncanakan terdiri dari delapan episode dan dijadwalkan tayang pada 2028. Proses pengambilan gambar sendiri baru akan dimulai pada awal 2027. Jajaran pemain utama, termasuk Emma D'Arcy sebagai Rhaenyra, Matt Smith sebagai Daemon, dan Olivia Cooke sebagai Alicent, dipastikan kembali untuk membawa kisah Dance of the Dragons menuju akhir yang brutal.

Dengan panggung yang telah tertata usai tragedi di Tumbleton, musim penutup ini dijanjikan membawa perang saudara Targaryen ke klimaks yang paling menghancurkan. Para penggemar pun harus bersabar menanti kurang lebih dua tahun ke depan untuk menyaksikan bagaimana kisah ini berakhir.

Baca Juga