Dokumenter Matthew Perry Tayang 27 Oktober di Netflix, Trailernya Ungkap Biaya Rehabilitasi US$7 Juta

Netflix akhirnya memastikan tanggalnya. The One About Matthew Perry, serial dokumenter tiga bagian tentang mendiang bintang Friends itu, akan tayang global pada 27 Oktober 2026.
Trailernya dirilis akhir September dan langsung menjadi perbincangan karena satu angka yang disebut adik perempuan Perry di depan kamera. Netflix membingkai serial ini sebagai dokumenter mendalam pertama tentang Perry sejak ia meninggal, dengan sejumlah narasumber yang belum pernah berbicara tentangnya secara terbuka.
Berikut isi trailernya, siapa saja yang tampil, dan konteks yang perlu diketahui sebelum menonton dokumenter Matthew Perry ini:
Tayang 27 Oktober, Sehari Sebelum Peringatan Tiga Tahun
Serialnya terdiri dari tiga episode dengan durasi sekitar 50 menit per episode. Tanggal tayangnya tidak dipilih sembarangan, karena jatuh sehari sebelum peringatan tiga tahun kematian Perry pada 28 Oktober 2023.
Judulnya sendiri merupakan permainan atas konvensi penamaan episode Friends, yang nyaris selalu diawali frasa “The One With”. Pilihan itu menempatkan Perry sebagai subjek, bukan sekadar pemeran Chandler Bing.
Trailernya Berpusat pada Satu Angka
Bagian yang paling banyak dikutip media datang dari Mia Perry Bowick, adik Perry yang berprofesi sebagai psikoterapis berlisensi. “Dia menghabiskan US$7 juta untuk berusaha pulih. Sebegitu seriusnya dia memandang penyakitnya,” katanya dalam trailer.
Mia juga menjadi poros penceritaan serial ini. Dalam materi promosi, ia menyebut bahwa semua cerita besar mengandung komedi dan tragedi sekaligus, dan itulah cerita Matthew. Trailernya turut menampilkan foto serta video dari arsip pribadi keluarga Perry yang belum pernah dirilis sebelumnya.
Sisi lain yang disinggung adalah peran Perry di luar layar. Ia sempat menjadi juru bicara bagi program pemulihan Alcoholics Anonymous, dan salah satu narasumber menyebut bahwa kerja Perry di bidang itu menyelamatkan hidupnya. Tema yang berulang dalam materi promosinya adalah rasa hampa dan kesepian yang terus mengikutinya, serta bagaimana membuat orang lain tertawa menjadi kelegaan yang paling bisa ia andalkan.
Siapa yang Bicara, dan Siapa yang Tidak
Selain Mia, serial ini menghadirkan lingkaran terdekat Perry yang selama ini jarang tersorot. Ada Roger Castillo, yang mengenalnya sejak Perry berusia 17 tahun dan kemudian mengantarnya ke audisi Friends. Ada pula aktor David Pressman, sahabat yang mengenalnya lebih dari empat dekade.
Beberapa mantan kekasihnya ikut bicara, termasuk aktris René Ashton, yang menjalin hubungan dengan Perry saat ia menggarap The Whole Nine Yards.
Satu hal yang menarik justru soal yang tidak ada. Netflix belum mengumumkan keterlibatan para pemeran Friends lainnya, dan sejumlah laporan menyebut Jennifer Aniston, Courteney Cox, serta Matt LeBlanc tidak tampil dalam serial ini.
Di Balik Kamera

Penyutradaraannya dipegang Mary Robertson, pemenang Emmy yang sebelumnya dikenal lewat Quiet on Set: The Dark Side of Kids TV. Rekam jejak itu memberi petunjuk soal pendekatannya, yaitu dokumenter investigatif yang berjarak, bukan penghormatan yang manis. Produksinya ditangani Maxine Productions, bagian dari Sony Pictures Television.
Yang membedakan dokumenter Matthew Perry versi Netflix ini dari tayangan sejenis adalah aksesnya. Sebuah dokumenter lain tentang Perry sempat tayang di Peacock pada tahun lalu dengan sorotan pada orang-orang yang dinilai membiarkan kecanduannya berlanjut. Serial Netflix mengambil jalur berbeda karena bersandar pada keluarga dan lingkaran pertemanan terdekat, lengkap dengan arsip pribadi yang selama ini tidak pernah keluar.
Konteks SEPUTAR PERRY
Perry meninggal pada 28 Oktober 2023 di usia 54 tahun akibat overdosis yang tidak disengaja. Kasus hukum yang mengikutinya berjalan panjang, melibatkan lima orang yang akhirnya mengaku bersalah, mulai dari asisten pribadi, dokter, sampai pemasok.
Salah satu vonis terberat dijatuhkan pada April lalu kepada Jasveen Sangha, perempuan yang dijuluki media sebagai Ketamine Queen, berupa hukuman 15 tahun penjara. Dokumenter Matthew Perry ini dilaporkan menyinggung proses hukum tersebut, meski porsi utamanya tetap pada kehidupan dan karier sang aktor.





