Volix
Lifestylewisata alam jakartahutan kotahutan mangrove pikragunantebet eco parkakhir pekan

Bisa Panen Kopi hingga Kayak di Mangrove, Ini 8 Wisata Alam Jakarta untuk Akhir Pekan

Iqbal Baskari·
Bisa Panen Kopi hingga Kayak di Mangrove, Ini 8 Wisata Alam Jakarta untuk Akhir Pekan
Via Baqotun0023/Wikimedia Commons

Akhir pekan di Jakarta tidak harus habis di mal atau terjebak macet menuju Puncak. Di dalam kota, masih ada sejumlah ruang hijau untuk berjalan kaki, mengamati satwa, atau sekadar menjauh dari layar.

Berdasarkan data pengelola dan pemberitaan sepanjang 2026, sebagian besar lokasi ini bahkan bisa dikunjungi gratis. Ada yang menawarkan kayak di tengah mangrove, ada pula yang mengizinkan pengunjung memanen kopi.

Berikut delapan rekomendasi wisata alam Jakarta yang bisa dipilih sesuai bujet dan lokasi. Jangan lupa mengecek jam buka terbaru sebelum berangkat.

8 Rekomendasi Wisata Alam Jakarta

Hutan Mangrove PIK

Via Macipul/Wikimedia Commons

Taman Wisata Alam Angke Kapuk memiliki hutan mangrove seluas sekitar 99,82 hektare di Jakarta Utara. Selain berjalan santai, pengunjung bisa mencoba kayak, speedboat, hingga menanam bibit mangrove.

●        Tiket akhir pekan: Rp35,000

●        Jam buka akhir pekan: 07.00 sampai 18.00 WIB

●        Aktivitas berbayar: kayak Rp150,000 per 2 jam, speedboat sekitar Rp60,000 per orang

Taman Margasatwa Ragunan

Via Rangga Febyanto Pr/Wikimedia Commons

Dengan luas 127 hektare, Ragunan menampung lebih dari 2,281 satwa dan 65,263 pohon. Pusat Primata Schmutzer di dalamnya menjadi rumah bagi orangutan, gorila, dan simpanse. Pada Sabtu malam, ada juga tur satwa nokturnal.

●        Tiket: Rp4,000 untuk dewasa, Rp3,000 untuk anak-anak

●        Tiket Schmutzer akhir pekan: Rp7,500

●        Jam buka: Selasa sampai Minggu, 07.00 sampai 16.00 WIB, tutup setiap Senin

●        Pembayaran: pembelian langsung hanya menerima kartu Jakcard Bank DKI

Tebet Eco Park

Via RasyaAbhirama13/Wikimedia Commons

Taman di Jakarta Selatan ini dikenal lewat Infinity Link Bridge dan area memberi makan ikan. Pengunjung dilarang membawa hewan peliharaan, merokok, dan mengendarai sepeda di dalam taman. Sebelumnya, pengunjung wajib mendaftar melalui aplikasi JAKI, sehingga sebaiknya periksa dulu sebelum datang.

●        Tiket: gratis

●        Jam buka: sesi pertama 06.00 sampai 11.00, sesi kedua 13.00 sampai 18.00

Hutan Kota GBK

Via Medelam/Wikimedia Commons

Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, hutan kota seluas sekitar 4,5 hektare ini cocok untuk piknik singkat di tengah kawasan perkantoran.

●        Tiket: gratis, hanya membayar parkir

●        Jam buka: 06.00 sampai 18.00 WIB

Hutan Kota Pesanggrahan Sangga Buana

Hutan kota di Lebak Bulus ini menanam kopi dan jahe merah yang bisa dipanen pengunjung. Tersedia juga lapangan terbuka dan rumah tradisional Betawi.

●        Tiket: gratis

●        Jam buka: 08.00 sampai 17.30 WIB

Hutan Kota Srengseng

Berada di tepi Kali Pesanggrahan, Jakarta Barat, kawasan seluas sekitar 15,3 hektare ini memiliki danau, jalur pejalan kaki, dan area bermain sederhana. Selain untuk rekreasi, lokasinya juga dipakai untuk penelitian plasma nutfah.

●        Tiket: mulai Rp2,000

Hutan Kota Kemayoran

Dengan luas sekitar 22,3 hektare, hutan kota di Jakarta Pusat ini memiliki area konservasi mangrove serta tempat penangkaran burung dan kupu-kupu. Jalur lari dan jalur sepedanya juga cocok untuk berolahraga.

●        Tiket: gratis

Hutan Kota Munjul

Berada di Cipayung, Jakarta Timur, kawasan ini juga dikenal sebagai Hutan Kota Bambu karena beragam jenis bambu yang dirawat kelompok tani setempat. Pengunjung bisa bersantai di gazebo atau berjalan di sekitar danau buatan.

●        Tiket: gratis

Harga dan jam operasional tiap wisata alam Jakarta di atas dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga ada baiknya memeriksa akun resmi pengelola sebelum berangkat.

Untuk pilihan yang paling teduh, datanglah pada pagi hari, saat udara belum terlalu panas.

Baca Juga