Titanic Kembali Berlayar di Bioskop
February 8, 2023

Kisah cinta tragis Jack dan Rose yang bertemu di Titanic, kapal yang tidak dapat tenggelam, kembali lagi ke layar lebar. Titanic, film besutan James Cameron yang pertama kali tayang di tahun 1997 itu dihadirkan kembali ke bioskop setelah proses remaster intensif yang membuatnya tampil dengan kualitas gambar yang lebih jernih dan suara yang lebih menggelegar.

James Cameron, sutradara yang terkenal terobsesi dengan berbagai teknologi canggih untuk menghadirkan pengalaman sinema fantastis, konversi Titanic dari negatif 35mm asli ke master digital 4K, adalah sebuah keniscayaan.

“Saya selalu merasa bahwa teknologi yang semakin maju memberikan ruang lebih untuk perkembangan teknologi 3D,” jelas Cameron, di siaran pers yang diterima Volix. “Saya selalu percaya bahwa penggunaan terbaik dari 3D adalah untuk lebih melibatkan pemirsa sepenuhnya, untuk menarik mereka langsung melalui layar ke dalam momen dengan karakter.”

Proses remaster menjadi projek menahun yang dikerjakan 300 seniman komputer yang bekerja selama lebih dari 750,000 jam kerja. Seluruh dedikasi itu dikerahkan dalam kompleksnya proses mengubah fotografi 2D menjadi informasi digital 3D yang penuh kedalaman dan detail, dalam film yang berdurasi kurang lebih 3 jam. Semua kerja keras itu berbuah ketika penggemar mulai dapat menikmati Titanic secara 3D di bioskop-bioskop seluruh dunia mulai 8 Februari 2023. Tanggal perilisan ini dipilih untuk merayakan Hari Valentine.

(L-R): Leonardo DiCaprio as Jack and Kate Winslet as Rose in Titanic.

Bersama dengan Paramount Pictures, Twentieth Century Studios mempersembahkan A Lightstorm Entertainment Production, sebuah film karya James Cameron, “Titanic,” yang dibintangi oleh Leonardo DiCaprio, Kate Winslet, Billy Zane, Kathy Bates, Frances Fisher, Bernard Hill, Jonathan Hyde, Danny Nucci, David Warner, dan Bill Paxton. Ditulis dan disutradarai oleh James Cameron, film ini diproduksi oleh Cameron dan Jon Landau. Rae Sanchini sebagai produser eksekutif.

Titanic memecahkan setiap rekor box-office dan menjadi fenomena budaya yang mendunia. Film ini memenangkan 11 Academy Awards® termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Sinematografi Terbaik, Penyuntingan Film Terbaik, Penyutradaraan Seni - Penyutradaraan Set Terbaik, Desain Kostum Terbaik, Skor Drama Asli Terbaik, Lagu Asli Terbaik, Suara Terbaik, Efek Suara Terbaik, Pengeditan dan Efek Visual Terbaik. Setelah dirilis pertama kali pada tahun 1997, film tersebut menjadi juara box office global #1 sepanjang masa dan saat ini menjadi film terlaris ketiga di seluruh dunia.



See other posts

Everything Everywhere All at Once Kembali ke Bioskop Setelah Memborong Oscar
Mahasiswa ITS Ciptakan “I-Sleep,” Kasur yang Bisa Deteksi Gangguan Tidur Pengguna
Prepare Healthy and Tasty Meal for This Year’s Special Idul Fitri