Penerjun Payung Tertua di Dunia Tutup Usia Seminggu Setelah Pecahkan Rekor
October 13, 2023

Lansia berusia 104 tahun asal Amerika Serikat, Dorothy Hoffner, yang baru saja memperoleh rekor sebagai penerjun payung tertua di dunia menghembuskan nafas terakhirnya, pada Senin (9/10), seminggu setelah ia melakukan aksi yang melambungkan namanya tersebut.

Hoffner melakukan aksi terjun payung tandem di bawah pengawasan ahli terjun payung, Derek Baxter, dengan melompat keluar pesawat di ketinggian 13.500 kaki atau kurang lebih 4.100 meter di kawasan Skydive Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Untuk aksinya tersebut, Guinness World Records menghargainya dengan sertifikat penerjun payung tertua di dunia pada 1 Oktober 2023. Hoffner mengatakan bahwa usia hanyalah sebuah “angka” di depan para penonton setelah mereka menyaksikannya mendarat dengan aman. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh Linnéa Ingegärd Larsson (103) dari Swedia sejak Mei 2022. 

Source: Brookdale Senior Living

Kawan dekat Hoffner, Joe Conant, menjelaskan bahwa Hoffner merupakan seseorang yang penuh energi dan tidak mengenal lelah. Walau usianya sudah melebihi 100 tahun, Hoffner masih memiliki minat untuk berpetualang terutama dengan terjun payung. Mengenai lompatan pemecah rekornya, Conant pun mengungkapkan bahwa Hoffner tidak memiliki keinginan untuk mencetak rekor sama sekali, melainkan hanya ingin melakukan kembali aksi tersebut yang sebelumnya ia pernah lakukan untuk pertama kalinya 4 tahun yang lalu.

Hoffner meninggal dalam tidurnya di Komunitas Lansia Brookdale Lake View, Chicago. Selama hidupnya, Hoffner hidup sendirian dan tidak pernah memiliki pasangan maupun anggota keluarga dekat. Sebuah upacara peringatan untuk Hoffner akan dilaksanakan pada awal November oleh para kawan dan kerabatnya.



See other posts

Kantor Disney di New York City diserang Hama Tikus
Korean Version of Money Heist is Coming this Summer
JOE BIDEN AND OTHER LEADERS ARRIVE IN BALI FOR THE G20