Namoy Budaya, DJ dan produser musik asal Lampung, resmi merilis versi remix lagu “Aku Bisa” milik Flanella bersama grup musik lovers rock asal Malang, Weaken Amorē. Kolaborasi ini dirilis pada Jumat, (11/7) melalui label musik FAM.
“Aku Bisa” versi Emosional

Remix ini membawa nuansa berbeda dari versi aslinya yang dikenal emosional. Dengan pendekatan musik reggae dan lovers rock, Namoy Budaya dan Weaken Amorē menyuntikkan atmosfer sendu namun tetap ritmis. Aransemen baru ini merefleksikan perasaan hampa pasca putus cinta, namun tetap membiarkan tubuh mengikuti irama lagu.
Lagu Populer di awal 2000-an
Lagu “Aku Bisa” awalnya populer di awal 2000-an sebagai salah satu hit emosional dari Flanella. Dalam versi terbaru, elemen musikal yang lembut dan berayun menjadikan lagu ini terasa lebih kontemplatif namun tetap mengundang pendengar untuk bergoyang. Kolaborasi ini menandai upaya keduanya untuk tidak sekadar membawakan ulang, melainkan menyajikan interpretasi baru yang bisa dirasakan secara fisik dan emosional.
Namoy Budaya, moniker dari Binar Abiyasa, dikenal aktif merilis remix lagu-lagu Indonesia dalam gaya reggae dan dub. Sebelumnya, ia telah menggarap lagu dari Sal Priadi, .Feast, dan Teenage Death Star. Selain remix, ia juga menciptakan karya orisinal seperti “Olah Reggae” dan “Hati” bersama Rizkia Laras.
Bersama Weaken Amorē

Sementara itu, Weaken Amorē merupakan grup musik asal Malang yang terbentuk pada Januari 2024. Mereka telah merilis beberapa karya, termasuk “Diamond”, “Salvation”, dan “Cigarettes”. Proyek remix ini menjadi kolaborasi pertama mereka dengan Namoy Budaya dalam menghadirkan karya reinterpretasi.







































