Lima Menu Yang Harus Dicicipi di August
May 15, 2023

Belum lama ini restoran August di Jakarta Selatan menjadi buah bibir di kalangan pecinta makanan. Pasalnya, mereka menyabet gelar 'American Express One To Watch' dari Asia's Best 50 pada Maret 2023. Penghargaan bergengsi di dunia kuliner ini dianugerahkan kepada sebuah restoran yang tidak termaktub di daftar Asia’s 50 Best Restaurants namun berpotensi untuk masuk ke daftar utama itu. Hebatnya lagi, August merupakan restoran pertama di Jakarta yang menerima pengakuan dari Asia’s 50 Best Restaurants.

"It's very humbling," ujar Hans Christian, chef yang bertanggung jawab atas semua menu di August, kepada Volix dalam wawancara Rabu (10/5). "Tapi penghargaan ini membawa beban tersendiri. Karena orang suka bilang [penghargaan ini] 'well deserved' cuma kami merasa masih banyak yang harus kami improve to the highest level."

Hans Christian adalah lulusan Taylor University Kuala Lumpur serta Johnson & Wales University in Providence, Rhode Island, Amerika Serikat. Dia punya portofolio panjang bekerja di beberapa restoran fine dining di AS dan Jakarta. Di August, ia menjadi tandem Budi Cahyadi, pebisnis jebolan Glion Institute of Higher Education di Swiss. Budi berpengalaman lebih dari satu dekade di grup hotel berbintang dan restoran premium di Jakarta.

Budi Cahyadi dan Hans Christian

Keduanya merintis apa yang akhirnya menjadi August di tahun 2019. Saat itu keduanya membuka pop-up dinner party session di sebuah apartemen di bilangan Kuningan.

"Jadi kita buat communal table yang bisa serve up to ten people. Konsepnya saat itu lebih kayak hosting dinner for friends. Jadi sepuluh orang itu nggak kenal satu sama lain. Mereka baru ketemu di dining room itu," kata Budi, menyebutkan bahwa konsep tersebut menjadi inkubator atas apa yang akhirnya nanti menjadi August. Keduanya akhirnya membuka August di Sequis Tower, SCBD di tahun 2021 setelah tertunda pandemi COVID-19.

August kini menjadi salah satu restoran fine dining terbaik di Jakarta yang menyediakan pengalaman makan gourmet dengan 3 jenis sesi makan: Chef's Journey yang terdiri dari 14 hidangan dan berdurasi 120 menit, Tasting Menu yang terdiri dari 12 hidangan dan berdurasi 90 menit, serta a la carte yang bisa dipilih sesuai selera.

Semua masakan berasal dari bahan lokal premium dan diolah dengan teknik Perancis. Di sini para pengunjung bisa menikmati hidangan dengan bahan-bahan seperti daun kenikir, biji andaliman, dan saus kluwek dalam berbagai masakan yang bercita rasa internasional. Berbagai jenis protein seperti tentakel gurita, daging wagyu, telur organik, keju, dan lain-lain dibeli dari peternak serta nelayan lokal yang memberikan kualitas terbaik.

Wagyu Tender with Blacknut Espagnole Cherry Sauce

Menyuguhkan masakan dari bahan-bahan terbaik yang diracik dengan tangan-tangan terampil yang berpengalaman, Chef Hans dan Budi berharap semua pengunjung datang ke August akan mendapatkan pengalaman makan yang luar biasa.

"Kami ingin para pengunjung datang ke sini karena ingin have a good time," ujar Hans. "Banyak tamu datang ke sini dengan mentality yang... either skeptical atau ingin menunjukkan bahwa 'I'm hard to please' [...] Jadi kami inginnya semua orang maunya datang ke sini untuk enjoy dan being at ease."

Budi menambahkan bahwa ia ingin orang-orang datang ke restorannya dengan pikiran terbuka dan lidah yang siap mendapatkan pengalaman baru.

Namun, banyak penggemar fine dining yang kesulitan melakukan reservasi di August. Karena reputasinya yang sedang meroket, meja-meja di restoran ini menjadi rebutan mereka yang ingin dimanjakan lidahnya oleh masakan Chef Hans. Untuk melakukan reservasi, calon pengunjung dapat mendaftar via website mereka.

Lantas, apa saja menu yang harus dicicipi ketika mengunjungi August? Di bawah ini adalah daftarnya:

1. Octupus Laksa with Andaliman and Watermelon

Pernah membayangkan makan semangka dalam hidangan yang gurih? Di tangan Chef Hans, buah segar yang biasanya disantap sebagai pencuci mulut ini menjadi hidangan yang cocok dikunyah bersama daging tentakel gurita yang gurih dan segar dibalut saus andaliman yang menggoyang lidah.

2. Duck ‘Opor’ Croquette with Cola Jam
Chef Hans mendapatkan banyak inspirasi dari ibunya. Dua masakan ibu yang paling ia suka adalah opor ayam dan kroket. Dari inspirasi ini, ia menggabungkan keduanya menjadi hidangan yang tidak biasa: daging paha bebek dengan kentang dan berbagai bumbu opor yang diolah menjadi saus béchamel, digoreng sebagai kroket. Penyajiannya dilengkapi kismis dan selai cola sehingga memberikan nuansa yang kompleks dalam hidangan ini.

3. EVOO Bread using ‘Adam Levain’
Roti istimewa ini menggunakan racikan starter sourdough yang telah berusia tiga tahun. Roti ini punya tempat spesial di hati para anggota tim August, karena ia menjadi adalah komoditas utama yang didagangkan Hans dan Budi ketika mereka melayani jasa pesan antar dan sesi makan privat ketika dunia dilanda pandemi dan bisnis fine dining mengalami kemerosotan.


4. Breakfast from Mom

Hidangan ini adalah modifikasi dari sarapan kesukaan Chef Hans yang dibuat ibunya sebelum dirinya berangkat sekolah: nasi dengan lauk telur dadar dan sosis lap cheong. Chef Hans mengolahnya menjadi hidangan crispy rice dengan lap cheong dan saus telur yang fluffy.

5. James & Jenn’s Fresh Egg
Hidangan telur istimewa ini menggunakan telur segar yang diambil dari sebuah peternakan di Bogor. Telur-telur ini diolah maksimum 48 jam setelah diambil dari kandangnya. Telur diamasak perlahan dengan suhu 65 derajat Celsius, kemudian disajikan dengan daging dada ayam asin, bacon, red onion marmalade, sautéed horenzo, serta dilengkapi saus dari tulang ayam dan jahe.



See other posts

Christina Aguilera Kenakan Busana Rancangan Desainer Indonesia Yogie Pratama
Jimmy Kimmel akan Menjadi Host Penganugerahan Piala Oscar untuk Keempat Kalinya
Universitas Inggris Menawarkan Program S2 di Bidang Ilmu Gaib dan Okultisme