Jakarta Film Week 2023 Sukses Digelar untuk Bangun Jejaring Festival Film di Asia Tenggara
October 30, 2023

Festival Film kebanggaan Jakarta akhirnya resmi rampung pada Minggu, 29 Oktober 2023. Dilaporkan, ada 5,002 orang menghadiri sesi pemutaran film dan sesi diskusi maupun workshop, serta ada 170,000 orang yang menonton film secara daring melalui platform Vidio selama durasi festival dari tanggal 25 hingga 29 Oktober 2023.

Festival ini diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta. Tahun ini, Jakarta Film Week dihelat di empat lokasi berbeda, mulai dari CGV Grand Indonesia, Kineforum Taman Ismail Marzuki (TIM), Galeri Kaya Indonesia, dan Hotel Ashley Wahid Hasyim, Jakarta. Selain luring, film-film Jakarta Film Week juga bisa dinikmati di layanan streaming, Vidio.

Acara closing ceremony diadakan dengan meriah, dan dihadiri oleh Bapak Chaidir selaku Wakil Walikota Jakarta Pusat. Beliau menyampaikan apresiasi luar biasa untuk semua pihak yang terlibat dalam perhelatan ini, dan berharap Jakarta Film Week dapat menjadi wadah bagi festival-festival lainnya di skala internasional, khususnya festival yang ada di kawasan Asia Tenggara.

“Kami yakin festival ini akan menjadi pintu yang menghubungkan pelaku-pelaku industri di mana pun berada dan ini adalah kesempatan untuk menemukan bakat-bakat baru yang akan mengangkat industri perfilman ke tingkat yang lebih tinggi. Kami berharap bukan hanya untuk maju, tetapi juga melompat jauh dengan pemikiran-pemikiran baru dan inovasi yang mengagumkan. Semoga Jakarta Film Week tidak hanya menjadi wahana untuk memajukan industri film di Indonesia, tetapi juga menjadi sorotan internasional. Semoga festival ini mampu menguatkan rasa percaya diri bahwa kita dapat lebih kuat di kancah internasional, khususnya di kawasan Asia Tenggara,” ungkapnya.

Rina Damayanti, Festival Director, menyampaikan bahwa ia juga berharap Jakarta Film Week bisa lebih berkembang di tahun-tahun berikutnya, mengingat tahun ini program-program yang hadir sudah mewakili visi dan misi untuk membawa industri film Indonesia lebih berkembang di sirkuit internasional, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Dari sisi jumlah penonton pun terus bertambah dari tahun ke tahun, yang membuatnya yakin bahwa Jakarta Film Week dapat terus bertumbuh dan menjadi sebuah festival yang merefleksikan pesan-pesan kemanusiaan yang baik.

“Perjalanan panjang acara malam ini berawal dari bulan Agustus melalui program Road to Jakarta Film Week: Celebration of Asean Cinema, Kemudian dilanjutkan ke South East Asia Festival Meeting dan Festival Talks Program. Rangkaian acara ini bertujuan untuk mempererat komunikasi dan pemahaman antar wilayah demi ekosistem film yang lebih baik, mampu menyampaikan pesan-pesan kemanusian yang baik, serta mampu menjadi refleksi kita bersosialisasi di kehidupan bermasyarakat," ungkapnya.

Tak hanya menyoroti berkembangnya Jakarta Film Week 2023, closing ceremony juga menjadi momen yang membanggakan untuk film-film yang berhasil membawa pulang penghargaan. Berikut ini adalah daftarnya:

  • Direction Award (film panjang Indonesia terbaik) - Women from Rote Island oleh Jeremias Nyangoen
  • Series of the Year - Teluh Darah oleh Kimo Stamboel
  • Jakarta Film Fund Award - Rabu yang Bahagia oleh Candra Aditya
  • Global Feature (film panjang Internasional terbaik) - Tótem oleh Lila Avilés.
  • Global Short (film pendek internasional terbaik) - Things Unheard Of oleh Ramazan Kılıç.
  • Global Animation Award - Mortelli, A Hopeless Case oleh Ben Fernández.

Untuk melengkapi kemeriahan di malam terakhir Jakarta Film Week 2023, diumumkan juga para pemenang program Producers Lab tahun ini. Best Project tahun ini dimenangkan oleh Dewangkoro Rinugroho dengan judul film Partus. Ia akan mendapatkan Development Grant alias dukungan dari Kemendikbudristek. Sementara itu, tiga peserta lainnya, yaitu Ellen Xie dengan judul film Chill Out, Girl!, Evi Cecilia dengan judul Curiosity dan Kevin Rahardjo dengan judul Parasomnia terpilih sebagai pemenang Producers Lab yang akan mengikuti Platform Busan 2024.



See other posts

Mengadopsi Gaya Hidup Mediterania Bisa Membantu Hidup Lebih Panjang
The Eijkman Institute has been Integrated into the National Research and Innovation Agency (BRIN), Causing Several Non-Civil Servants Researchers to Lose Their Jobs.
Apple Announced New Two Shades of Green for iPhone 13.