Volix
Entertainmentmacklemoreed sheeranloop tourrobert kraftfree palestinehinds hall

Kontroversi Macklemore dan Ed Sheeran: Kronologi Lengkap, dari MetLife sampai Donasi 5 Juta Dolar

Iqbal Baskari·
Kontroversi Macklemore dan Ed Sheeran: Kronologi Lengkap, dari MetLife sampai Donasi 5 Juta Dolar (1)Kontroversi Macklemore dan Ed Sheeran: Kronologi Lengkap, dari MetLife sampai Donasi 5 Juta Dolar (2)
Via IG/teddysphotos, macklemore

Dalam dua pekan, tur stadion Ed Sheeran berubah dari perayaan album menjadi kontroversi terbesar dalam kariernya.

Semuanya bermula pada 4 September 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, ketika Macklemore, yang baru dua minggu diumumkan sebagai pembuka Loop Tour, berkata "Free Palestine" dari atas panggung dan membawakan lagu protesnya, Hind's Hall.

Sepuluh hari kemudian ia dicoret dari sisa tur Amerika setelah para pemilik stadion, dipimpin bos New England Patriots Robert Kraft, mengancam membatalkan konser. Ed Sheeran menyebut itu keputusan promotor, bukan dirinya. Seluruh pembuka lain mundur sebagai bentuk solidaritas, dan sampai Rabu, 16 September, uang 5 juta dolar AS sudah dijanjikan untuk bantuan kemanusiaan di Gaza oleh tiga pihak yang saling berseberangan.

Berikut urutan kejadiannya:

Kronologi dari MetLife sampai Pencoretan

Via IG/macklemore

1. 24 Agustus: Macklemore diumumkan sebagai pembuka leg Amerika Utara Loop Tour.

2. 4 September: Di MetLife Stadium, ia menyerukan "Free Palestine" dan membawakan Hind's Hall dengan rekaman dari Gaza di layar.

3. 5 September: Malam kedua, ia menyapa penonton Yahudi dan menegaskan kritik terhadap Israel bukan kritik terhadap mereka.

4. 6 September: Israeli-American Council membuka petisi agar Ed Sheeran mencoretnya; Pink membagikan unggahan yang mengkritik Macklemore.

5. 11 September: Pink menulis pernyataan panjang, menyebut dirinya tidak pernah meminta artis mana pun dibungkam.

6. 14 September: Promotor Messina Touring Group mengumumkan Macklemore tidak lagi tampil karena sejumlah venue menolak konser dengan namanya di daftar.

7. 14 September: Macklemore menyebut Kraft mengumpulkan pemilik stadion lain dan memberi ultimatum; Kraft merespons beberapa jam kemudian.

8. 15 September: Ed Sheeran buka suara; Finneas, Aaron Rowe, Lukas Graham, dan Beoga mundur dari tur.

9. 16 September: Macklemore mendonasikan 1 juta dolar AS honornya; Kraft mengumumkan ia dan Sheeran masing-masing menyumbang 2 juta dolar AS.

Versi Macklemore, Kraft, Sheeran, dan Pink

Macklemore menulis pernyataan hampir 1,000 kata di Instagram. Menurutnya, Sheeran sendiri yang memberi tahu bahwa Kraft melarangnya tampil di Gillette Stadium dan mengajak pemilik stadion lain memberi ultimatum yang sama.

Ia menolak disebut korban: "I am not a victim. Ed Sheeran is not a victim," tulisnya, karena korbannya adalah warga Palestina. Ia juga mengakui sikap itu membuatnya kehilangan sponsor, festival, dan relasi.

Kraft, yang selama satu dekade aktif mendanai gerakan melawan antisemitisme, menyatakan merasa berkewajiban bersuara ketika batas itu ia anggap dilewati, sambil menegaskan keputusannya bukan untuk mengecilkan penderitaan warga sipil Palestina, dan mengundang Macklemore bertemu. Ia tidak menjawab apakah ia yang menggalang pemilik stadion lain. Catatan kecil: Sheeran pernah tampil di pernikahan Kraft pada Oktober 2022.

Via IG/teddysphotos

Sheeran menunggu sehari sebelum menulis bahwa ia terpukul oleh penderitaan di kedua sisi konflik, bahwa pencoretan itu "keputusan promotor, bukan saya", dan bahwa ia memilih memakai panggungnya sebagai ruang aman, bukan arena politik.

Kalimat "I am not complicit" di dalamnya justru memantik kritik baru; seorang jurnalis musik BBC menyebut sikapnya pengecut. Sementara Pink, yang berdarah Yahudi, menjelaskan yang membuatnya bersuara bukan kata "Free Palestine", melainkan kalimat Macklemore yang menentukan apa yang boleh dan tidak boleh dirasakan orang Yahudi: "You don't get to decide that for us."

Efek Domino: Pembuka Mundur, Kaepernick, dan Uang 5 Juta Dolar

Pencoretan itu justru mengosongkan panggung pembuka. Finneas menulis bahwa seniman tidak boleh dibungkam saat membela yang tertindas, Lukas Graham menyatakan tetap menyayangi Sheeran tetapi tidak bisa melanjutkan, dan Beoga, band Irlandia yang biasa mengiringi Sheeran, ikut mundur.

Colin Kaepernick menuduh para pemilik klub NFL berkolusi secara terbuka, sementara Wali Kota Dearborn, Michigan, mengundang Macklemore tampil di konser kotanya. Di sisi lain, Anti-Defamation League menyambut pencoretannya dan menuding Macklemore bertahun-tahun mendorong narasi antisemit.

Babak terbaru soal uang. Pada 16 September, Macklemore mengumumkan seluruh honor bersihnya dari tur, 1 juta dolar AS, disumbangkan ke enam lembaga bantuan Palestina, termasuk Palestine Children's Relief Fund, Medical Aid for Palestinians, dan UNRWA USA, lalu menantang Kraft menyamainya.

Jawabannya datang lewat akun Gillette Stadium: Kraft mengaku ditelepon Sheeran yang meminta ia menyamai donasi 2 juta dolar AS untuk krisis kemanusiaan di kawasan itu, dan ia setuju. Totalnya 4 juta dolar AS dari dua orang yang mencoret Macklemore, ditambah 1 juta dari yang dicoret.

Apa yang Terjadi Selanjutnya

Loop Tour tetap berjalan. Konser ketiga di MetLife dijadwalkan 19 September, disusul dua malam di Gillette Stadium milik Kraft pada 25 dan 26 September, lalu Atlanta, Indianapolis, Charlotte, dan Arlington sepanjang Oktober, dan sampai saat ini belum ada pengumuman siapa yang mengisi slot pembuka.

Secara bisnis, tur ini sudah mengumpulkan 98,6 juta dolar AS dari 754,050 penonton dalam 17 pertunjukan, jadi pertaruhannya bukan angka, melainkan reputasi. Kraft menyebut Sheeran akan menghubungi pemilik venue lain untuk "membangun jembatan". Macklemore, per Kamis pagi, belum merespons donasi 4 juta dolar itu.

Baca Juga