Volix
gamesteam machinevalveharga steam machinegaming pcsteamossteam deckkonsolpc gaming

Harga Steam Machine Resmi Diumumkan, Termurah Saja Rp18 Jutaan

Iqbal Baskari·
Harga Steam Machine Resmi Diumumkan, Termurah Saja Rp18 Jutaan
Via Steam

Setelah penantian panjang dan sempat tertunda, Valve akhirnya resmi mengumumkan harga dari Steam Machine. Pengumuman yang dinanti banyak gamer ini disampaikan pada hari ini, 22 Juni 2026, lengkap dengan spesifikasi final serta proses pre-order-nya.

Sayangnya, bagi sebagian orang, harga konsol PC untuk ruang tamu ini ternyata lebih mahal dari perkiraan, dengan banderol mulai dari USD 1.049 atau setara dengan Rp18 jutaan. Perangkat ini sendiri dijadwalkan rilis pada 30 Juni.

Harga dan Variannya

Inilah informasi yang paling ditunggu. Steam Machine hadir dalam beberapa varian. Versi dengan penyimpanan 512 GB dibanderol mulai USD 1.049, sementara versi 2 TB dijual mulai USD 1.349. Bagi yang ingin sekalian mendapatkan Steam Controller terbaru, tersedia paket bundel dengan harga hingga USD 1.428. Steam Controller sendiri dijual terpisah seharga USD 99, namun menjadi lebih murah jika dibeli dalam satu paket.

Sebagai catatan, kedua varian 2 TB juga dilengkapi panel depan tambahan, baik berbahan kain merah maupun kayu walnut. Jika dikonversi kasar ke rupiah dengan kurs saat ini, harga termurahnya sudah berada di kisaran Rp18,7 juta, belum termasuk pajak maupun biaya lain. Angka ini jelas jauh di atas prediksi awal sebagian pengamat yang sempat menyebut kisaran USD 500 hingga 600.

Spesifikasi dan Performa

Via Steam

Apa yang ditawarkan dari harga setinggi itu? Steam Machine hadir dalam desain kubus kompak dengan panjang sisi sekitar 16 sentimeter. Di dalamnya tertanam cip semi-kustom dari AMD, yang terdiri dari prosesor 6-core Zen 4 berkecepatan hingga 4,8 GHz dan kartu grafis RDNA 3 dengan 28 compute unit. Perangkat ini juga dibekali memori 16 GB DDR5 serta 8 GB GDDR6 khusus grafis, dengan pilihan penyimpanan 512 GB atau 2 TB. Menjalankan sistem operasi SteamOS 3 yang juga dapat di-upgrade ke Windows 11, Valve mengklaim performanya mencapai enam kali lipat dari Steam Deck, dan mampu memainkan game di resolusi 4K 60 fps dengan bantuan teknologi FSR.

Dalam pengujian internal, game seperti Cyberpunk 2077 disebut mampu berjalan di kisaran 65 fps pada resolusi 4K. Desainnya pun dibuat fleksibel dengan panel depan magnetik yang bisa dilepas dan dikustomisasi, bahkan dengan hasil cetak tiga dimensi.

Cara dan Tanggal Pre-order

Berbeda dari kebanyakan produk, Valve tidak menggunakan sistem pre-order siapa cepat dia dapat. Sebagai gantinya, mereka memakai sistem undian atau seleksi acak untuk menekan praktik calo dan bot. Pendaftaran minat dibuka mulai 25 Juni, dan calon pembeli wajib memiliki akun Steam yang aktif serta pernah melakukan setidaknya satu pembelian sebelum 27 April.

Aturan ini sengaja dibuat untuk menyaring akun bot yang baru dibuat. Mereka yang terpilih secara acak akan mendapatkan notifikasi mulai 29 Juni, lalu diberi waktu 72 jam untuk menyelesaikan pembelian. Adapun pengiriman unit pertama dijadwalkan dimulai pada akhir Juni, seiring rilis resminya pada 30 Juni.

Kenapa Harganya Semahal Itu?

Via Steam

Banyak yang bertanya-tanya mengapa harganya melonjak begitu tinggi. Valve sejak awal menegaskan bahwa Steam Machine akan dihargai layaknya sebuah PC, bukan konsol. Artinya, mereka tidak menerapkan strategi subsidi seperti yang biasa dilakukan produsen konsol seperti Sony atau Microsoft, sehingga pembeli membayar mendekati biaya produksinya.

Selain itu, krisis kelangkaan memori dan penyimpanan yang dipicu oleh tingginya permintaan dari industri AI atau kecerdasan buatan turut mengerek harga komponen, dan menjadi alasan utama penundaan produk ini dari jadwal awalnya. Perlu diingat, Steam Machine pertama kali diperkenalkan pada November 2025 bersama headset VR Steam Frame dan Steam Controller baru. Sebagai perbandingan, harga varian tertinggi Steam Machine hampir setara dengan sebuah PS5 Pro yang dibanderol sekitar USD 899. U

Untuk penggemar di Indonesia, ada catatan tambahan, karena perangkat ini kemungkinan besar belum dijual resmi di Tanah Air, sehingga harus didapatkan lewat jalur impor yang biasanya membuat harganya semakin membengkak.

Kehadiran Steam Machine menandai usaha paling serius Valve untuk masuk ke ruang tamu para gamer, setelah upaya pertamanya lebih dari satu dekade lalu berakhir gagal. Dengan spesifikasi yang menjanjikan, pertanyaan terbesarnya kini ada pada harga yang tidak murah. Pada akhirnya, waktu yang akan menjawab apakah para gamer, khususnya penggemar PC, bersedia merogoh kocek dalam-dalam untuk perangkat ini.

Baca Juga