AI mengancam jutaan pekerjaan di Korea Selatan, prediksi Bank Sentral
December 1, 2023

Hampir empat juta pekerjaan di Korea Selatan berisiko digantikan oleh teknologi kecerdasan buatan selama dua dekade mendatang. Hal ini diungkap oleh studi dari Bank Sentral Korea yang dirilis Kamis, 16 November 2023.

Pesatnya kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah memicu kekhawatiran global atas berbagai hal mulai dari kehilangan pekerjaan hingga serangan dunia maya. Ada juga kekhawatiran akan manusia kehilangan kendali atas sistem yang mereka rancang, seperti dalam film-film sci-fi.

Studi baru yang dilakukan oleh Bank Sentral Korea menunjukkan sekitar 3,9 juta pekerjaan di Korea Selatan terancam seiring dengan meningkatnya penggunaan AI di dalam negeri, dengan dokter, pengacara, akuntan, dan ahli kimia di antara profesi yang paling terancam.

“Pekerja berpenghasilan tinggi dengan latar belakang akademis yang tinggi menghadapi paparan AI yang lebih besar dan memiliki risiko lebih besar untuk digantikan,” kata studi tersebut, seperti dikutip dari AFP.

Pekerjaan kerah putih ini paling terancam karena AI dapat dengan mudah melaksanakan tugas analitik dan kognitifnya, tambahnya.

Orang-orang yang paling kecil kemungkinannya untuk kehilangan pekerjaan karena kemajuan teknologi adalah mereka yang bekerja di bidang keagamaan, layanan makanan, dan pengajaran, menurut penelitian tersebut.

Laporan Bank of Korea mencatat bahwa meskipun teknologi AI merupakan ancaman terhadap lapangan kerja yang ada, teknologi ini juga menciptakan peluang kerja baru, termasuk bagi para insinyur yang mengembangkan dan memelihara sistem AI, serta perusahaan rintisan yang terkait dengan AI.

Namun karena posisi-posisi baru tersebut “terkonsentrasi” pada satu bidang tertentu, “beberapa pekerja mungkin mengalami kesulitan dalam proses transisi pekerjaan yang disebabkan oleh diperkenalkannya AI”, tambahnya.



See other posts

DERE RESMI MERILIS VIDEO MUSIK LAGU “TUMBANG” YANG PENUH VISUALISASI HANGAT SEKALIGUS MELANKOLIS
Founder HMNS Ciptakan Olahraga Baru Bernama Fullball
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Indonesia yang Paling Lama Menjabat dalam 10 Tahun Terakhir